Sejumlah barang bukti yang diamankan dari kasus kekerasan Daycare Little Aresha. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Hasto menambahkan untuk anak-anak yang menjadi korban secara akut, diberikan pendampingan secara psikologis. Selain itu juga dilakukan penilaian terhadap gangguan tumbuh kembang anak. “Karena kemarin kami audiensi dengan keluarga korban, banyak sekali yang dilaporkan tentang gangguan-gangguan tumbuh kembang termasuk stunting dan sebagainya,” ungkap Hasto.
Selain masalah psikis, Pemkot Yogyakarta juga melakukan pemeriksaan secara fisik untuk ditangani dokter anak dan dokter ahli tumbuh kembang.
“Kami juga harus melakukan pendampingan pada orangtua korban, karena kalau kita lihat, orangtua korban pun juga mengalami suatu tekanan secara psikis yang luar biasa. Hari ini banyak orangtua korban yang tidak bisa makan mungkin sedih, menangis dan merasa menyesal dan itu butuh pendampingan psikolog,” ujarnya.
Hasto mengungkapkan psikolog yang ada di setiap puskesmas akan diturunkan untuk membantu penanganan bersama para dokter. “Kami juga membentuk tim dan juga ada konsultan hukum, nantinya untuk mencatat laporan dari orangtua korban. Tim hukum dari kami nantinya lebih mencermati hal-hal yang dilaporkan oleh pihak keluarga,” ungkap Hasto.