Sleman, IDN Times - Dosen Program Studi Manajemen Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM, Subarsono, menilai program sekolah rakyat program Presiden Prabowo Subianto belum tepat karena beberapa alasan.
Subarsono pertama menggarisbawahi program ini yang semestinya diampu oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bukannya Kementerian Sosial.
"Saya kira ini menjadi problematik berada di bawah Kementerian Sosial karena tupoksinya bukan mengurusi masalah pendidikan. Jadi, ini dipertanyakan mengenai domain dari kebijakan itu. Kalau di bawah Kementerian Sosial saya pikir itu tidak tepat," kata Subarsono, Selasa (14/1/2025).
