Sleman, IDN Times - Pasca erupsi pada 21 Juni 2020 lalu, Gunung Merapi mengalami perubahan bentuk atau deformasi. Meski laju deformasi tergolong rendah jika dibandingkan dengan 2006 maupun 2010, namun berbagai hal tengah dipersiapkan oleh pemerintah Kecamatan Cangkringan.
Camat Cangkringan, Suparmono menjelaskan, saat ini pihaknya bersama dengan puskesmas, desa maupun kabupaten tengah menyusun skenario apabila Gunung Merapi mengalami peningkatan aktivitas. Terlebih saat ini pandemik COVID-19 juga tengah melanda.
