Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kasus COVID-19 Naik, Kawasan Wisata di Jogja Tetap Dibuka

Kota Yogyakarta
Kasus COVID-19 Naik, Kawasan Wisata di Jogja Tetap Dibuka
Wisatawan berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan tidak akan menutup kawasan wisata, meski ada lonjakan kasus COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir. Dinilai kenaikan kasus COVID-19 saat ini belum signifikan.

“Meski kasus COVID-19 naik, tapi belum terlalu signifikan di Kota Yogyakarta,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, Kamis (10/11/2022).

  1. 1. Malioboro tetap dibuka untuk perayaan tahun baru

    Ilustrasi Tugu Pal Putih Yogyakarta (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
    Ilustrasi Tugu Pal Putih Yogyakarta (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

    Pemkot Yogyakarta juga akan mencari formula yang paling efektif untuk mencegah penularan COVID-19, di objek wisata. Perhatian juga ditaruh pada kawasan Malioboro yang kerap menjadi tempat berkumpul para wisatawan untuk merayakan tahun baru.

    “Kita sedang memformulasikan untuk mengatur libur Natal dan Tahun Baru. Pasti ada potensi Malioboro lebih padat. Namun, saya kira tidak sampai ke situ (menutup Malioboro) Cuma mekanisme saja untuk pengendalian,” ujar Aman.

  2. 2. Dorong kesadaran prokes

    Ilustrasi kampanye menggunakan masker. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
    Ilustrasi kampanye menggunakan masker. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

    Meski belum dinilai ada kenaikan yang signifikan, namun Aman menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Setidaknya masyarakat menggunakan masker ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

    “Minimal menggunakan masker. Sehingga potensi terhadap kemungkinan yang tidak kita harapkan (lonjakan kasus Covid-19), mampu terkendali dengan baik. Jadi jaga protokol kesehatan yang paling penting,” ujar Aman.

  3. 3. Lonjakan kasus COVID-19 di DIY hingga 10 kali lipat

    Ilustrasi ruang Isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
    Ilustrasi ruang Isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

    Kasus aktif COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini mengalami lonjakan, bahkan kasus aktif naik sebanyak 10 kali lipat. Berdasarkan data Pemda DIY, pada Selasa (8/11/2022) kasus aktif COVID-19 sudah mencapai 1.546.

    "Tidak sampai satu bulan, sudah 10 kali lipat (kenaikan kasus aktif). Masyarakat kan gak kerasa," kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kompleks Kepatihan, Rabu (9/11/2022).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More