Jelang Mudik Lebaran, Kru Angkutan Umum di Bantul Tes Kesehatan dan Urine

- Dinas Perhubungan Bantul bersama Dinas Kesehatan dan BNNK menggelar tes kesehatan serta urine bagi kru angkutan umum dan ojek online jelang arus mudik Lebaran di Terminal Palbapang.
- Kegiatan ini menargetkan 80 peserta, bertujuan memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas narkoba demi keselamatan penumpang selama musim mudik dan wisata Lebaran.
- Selain tes kesehatan, dilakukan juga ramp check terhadap armada bus Lebaran dan pariwisata di berbagai titik Bantul untuk menjamin kelayakan kendaraan sebelum beroperasi.
Bantul, IDN Times - Kru angkutan bis Lebaran hingga pengemudi ojek oline antusias mengikuti tes kesehatan dan narkoba di Terminal Palbapang Bantul pada Selasa (10/3/2026), yang digelar Dinas Perhubungan Bantul bersama Dinas Kesehatan serta BNNK Bantul.
Tes ini dilakukan jelang arus mudik Lebaran untuk memastikan kru angkutan umum dan ojol dalam kondisi sehat dan bebas narkoba.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi mengatakan target tes kesehatan dan urin mencapai 80 orang terdiri kru angkutan umum, pariwisata dan pengemudi ojek online di Bantul.
"Harapannya dengan antisipasi awal ini, para kru angkutan umum khususnya angkutan mudik Lebaran, kru angkutan pariwisata dan pengemudi ojek online ini ketika bekerja, dalam kondisi sehat dan bebas narkoba maka keselamatan penumpang terjamin," ujarnya, Selasa (10/3/2026).
1. Setiap tahun jelang arus mudik rutin gelar cek kesehatan dan urine

Singgih mengatakan setiap tahun menjelang arus mudik Lebaran pihaknya menggelar acara rutin cek kesehatan dan tes narkoba. "Jika benar-benar ditemukan urine mengandung narkoba akan kita serahkan kepada BBNK Bantul untuk menindaklanjutinya," tandasnya.
2. Gelar check angkutan mudik Lebaran

Lebih lanjut Singgih menjelaskan, pihaknya juga menggelar ramp check untuk angkutan mudik Lebaran dan bus pariwisata di Bumi Projotamansari.
"Pekan ini sebelum H-7 Lebaran kita akan melakukan ramp check untuk armada bus Lebaran di Terminal Palbapang serta Imogiri, dan mendatangi garasi bus pariwisata yang ada di Bantul," ucapnya.
"Kita juga akan melakukan ramp check kepada bus pariwisata di objek wisata yang ada di Bantul," imbuh Sigit.
3. Bus dan kru Trans Jogja juga diperiksa

Sementara salah satu sopir bus Trans Jogja Kuwadi mengaku baru pertama kali ikuti tes kesehatan dan urin di Terminal Palbapang Bantul. Saat hasil keluar, hasil tes urinnya dinyatakan tidak lolos. Menurutnya hal ini disebabkan tiap hari ia mengonsumsi obat darah tinggi dan kolesterol.
"Petugas tadi minta jenis obat yang saya konsumsi setiap, tapi tidak saya bawa. Saya minta keluarga bawakan obat ke Terminal Palbapang untuk bukti bukan narkoba yang saya konsumsi, " ujar Kuwadi.

















