Angin berembus di lereng Gunung Merapi terlihat dari kawasan Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Sementara itu, Kepala Seksi Gunung Merapi, Agus Budi Santoso mengungkapkan, lantaran aktivitas Gunung Merapi ini masih tinggi, oleh karenanya rekomendasi yang dikeluarkan oleh BPPTKG masih sama sejak 5 November 2020. Di mana pada radius 5 km, tidak diperbolehkan ada aktivitas warga.
Budi pun menerangkan pada 2021 ini Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi baru dengan fenomena utama adalah api diam/lava pijar.
"Rekomendasi tetap dipertahankan, karena masih ada potensi erupsi eksplosif, dari data pemantauan yang dilakukan," paparnya.