Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gen-Z di Sleman Jadi Bagian Penting Keberlanjutan Industri Batik

Kota Yogyakarta
Gen-Z di Sleman Jadi Bagian Penting Keberlanjutan Industri Batik
Gelar Produk Alumni Pelatihan Gen-Z Batik Preneur–PKW 2026 di Grha Kriya Dekranasda Sleman, Rabu (9/9/2026). (Dok. Istimewa)
  • Dekranasda Sleman membuka pameran karya alumni Pelatihan Gen-Z Batik Preneur–PKW 2026 di Grha Kriya pada 9 September, sebagai rangkaian Hari Batik 2026.
  • Ketua Dekranasda Sleman menekankan generasi muda perlu memperkuat batik lewat kreativitas, inovasi, kewirausahaan, serta kesiapan memanfaatkan teknologi digital dan AI untuk pasar global.
  • Peringatan Hari Batik Sleman berlangsung September–Oktober, mencakup pameran alumni, bazaar, Batik Greatsale, pelatihan AI dan manajemen SDM, serta kolaborasi lintas lembaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sleman, IDN Times - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman membuka Gelar Produk Alumni Pelatihan Gen-Z Batik Preneur–PKW 2026 di Grha Kriya Dekranasda Sleman, Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Batik 2026 di Kabupaten Sleman.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sleman, Hj. Parmilah, S.E., mengatakan gelar produk tersebut tidak hanya menjadi tempat menampilkan karya alumni. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan industri batik melalui kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan.

"Gelar Produk ini bukan sekadar ajang menampilkan hasil karya, tetapi merupakan ruang untuk menunjukkan bahwa generasi muda dapat menjadi bagian penting dari keberlanjutan batik melalui kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan," ujar Parmilah saat membuka acara secara resmi.

  1. Penguatan SDM jadi fondasi penting

    Parmilah menilai penguatan industri batik tidak cukup dilakukan dengan mempertahankan motif dan teknik tradisional. Menurutnya, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengikuti perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga menjadi faktor penting untuk menghadapi pasar global.

    "Kita perlu menyiapkan SDM yang mampu membaca perubahan zaman, memanfaatkan teknologi, memahami pasar, mengelola usaha, dan menciptakan produk yang memiliki nilai tambah," tegasnya.

  2. Dorong inovasi alumni dan sinergi pemerintah

    Sejumlah produk batik karya alumni pelatihan Gen-Z Batik Preneur–PKW 2026 dipamerkan di Grha Kriya Dekranasda Sleman.
    Pembukaan Gelar Produk Alumni Pelatihan Gen-Z Batik Preneur–PKW 2026 di Grha Kriya Dekranasda Sleman, Rabu (9/9/2026). (Dok. Istimewa)

    Parmilah meminta para alumni pelatihan menjadikan pameran tersebut sebagai momentum untuk terus berinovasi, membangun identitas merek, serta memanfaatkan teknologi secara bijak guna memperluas jangkauan pasar.

    "Sembilan alumni, sembilan September, dan satu ruang karya menjadi simbol bahwa karya yang baik perlu diberi ruang untuk dilihat, diapresiasi, diuji oleh pasar, dan dikembangkan menjadi peluang usaha," tambahnya.

    Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan komunitas untuk memperkuat ekosistem kerajinan batik lokal di Sleman.

  3. Digelar secara berkesinambungan

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengurus Dekranasda DIY dan Sleman, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Dinas Pendidikan, Bank Indonesia DIY, Bank BPD DIY, Bank BRI, HIMKI, serta komunitas perancang busana dan batik, termasuk Sekar Jagad dan Indonesian Fashion Chamber (IFC).

    Rangkaian peringatan Hari Batik 2026 di Kabupaten Sleman akan berlangsung secara berkesinambungan mulai September hingga Oktober. Gelar Karya Batik Alumni Gen-Z digelar pada 9–30 September 2026, kemudian dilanjutkan Bazaar Batik dan Turunan Batik di Grha Kriya Sleman pada 2–31 Oktober 2026.

    Selain kedua kegiatan tersebut, rangkaian peringatan juga mencakup sejumlah program pendukung, yakni Batik Greatsale, pelatihan AI bagi IKM batik, kunjungan pabrik ke Apips Batik, serta pelatihan manajemen SDM.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More