Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
FEB UGM Beri Voucher Makan Gratis bagi Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
FEB UGM (ugm.ac.id)
  • FEB UGM menyediakan voucher makan siang gratis selama September 2026 di Kantin FEB UGM bagi mahasiswa yang terdampak gempa bumi di NTT.
  • Bantuan ini ditujukan agar mahasiswa terdampak tetap dapat mengikuti perkuliahan di tengah kondisi keluarga yang terkena bencana.
  • CSDU dan tim akademik memetakan kondisi serta kebutuhan mahasiswa; sedikitnya tiga mahasiswa terdampak akan menerima pendampingan sesuai situasi, termasuk kebutuhan akademik dan bantuan lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) memberikan voucher makan siang gratis bagi mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini menjadi bentuk dukungan agar mahasiswa tetap dapat mengikuti kegiatan perkuliahan di tengah kondisi keluarga yang terdampak bencana.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM, Bayu Sutikno, menyampaikan belasungkawa kepada warga yang terdampak gempa di NTT. Voucher makan siang gratis tersebut berlaku di Kantin FEB UGM selama satu bulan pada September 2026.

“Sebagai wujud solidaritas dan dukungan khususnya untuk mahasiswa FEB UGM, maka kami menyediakan voucher makan gratis di Kantin FEB UGM selama 1 bulan untuk mahasiswa FEB UGM yang terdampak bencana,” jelas Bayu dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Pantau kondisi mahasiswa yang terdampak

Selain memberikan voucher makan siang gratis, FEB UGM memantau kondisi mahasiswa yang terdampak bencana. Pemetaan dilakukan Career and Student Development Unit (CSDU) bersama tim akademik untuk mengidentifikasi kondisi serta kebutuhan mahasiswa. Saat ini, tercatat setidaknya ada tiga mahasiswa FEB UGM yang terdampak.

Dukungan akan diberikan dengan mempertimbangkan situasi setiap mahasiswa, termasuk kebutuhan akademik maupun bantuan lainnya selama kondisi darurat. Langkah ini dilakukan agar mahasiswa tetap mendapatkan pendampingan selama menjalani studi.

“FEB akan terus memantau kondisi mahasiswa terdampak bencana. Semoga para mahasiswa dapat tetap menjalani studi dengan lancar dan warga NTT yang terdampak bencana selalu diberikan kekuatan, ketabahan, serta program pemulihan dapat berjalan dengan lancar,” tutup Bayu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article