Jeda Kompetisi, PSIM Jogja Evaluasi Hasil Pertandingan Tim
- PSIM Jogja meliburkan skuad utama selama jeda FIFA Matchday, setelah menjalani tiga pertandingan BRI Super League tanpa kemenangan.
- Manajemen dan pelatih mengevaluasi aspek teknis maupun nonteknis usai PSIM meraih satu poin dari hasil imbang melawan Persita serta kalah dari Persebaya dan Madura United.
- Masa rehat hingga 26 September dimanfaatkan untuk menyusun taktik, memulihkan fisik dan mental pemain, sebelum latihan kembali 27 September menuju laga Persija 10 Oktober.
Yogyakarta, IDN Times - Manajemen PSIM Jogja bersama tim pelatih sepakat meliburkan aktivitas skuad bertepatan jeda internasional FIFA Matchday. Manajemen akan memanfaatkan waktu libur untuk mengevaluasi performa tim Laskar Mataram. setelah melakoni tiga laga pada ajang kompetisi BRI Super League.
Sejak awal musim kompetisi, PSIM belum pernah memetik kemenangan. Saat bertemu Persita Tangerang di laga perdana berakhir seri 1-1. Melawan Persebaya kalah 0-1, dan harus menyerah 1-2 melawan Madura United
1. Susun taktik baru

PSIM Jogja gelar uji coba lawan tim Bhayangkara untuk mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Super League musim 2026/2027. (Dokumentasi PSIM) Manajer tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, menjelaskan rentang waktu libur menjadikan tim pelatih mempunyai waktu untuk menyusun taktik baru.
“Tim kami liburkan setelah laga terakhir melawan Madura United pada 18 September lalu hingga 26 September mendatang. Keputusan ini kami ambil karena kompetisi memasuki jeda internasional FIFA Matchday, sehingga rentang waktu menuju pertandingan selanjutnya melawan Persija pada 10 Oktober terbilang cukup panjang,” ungkap Iksan, Senin (21/9/2026).
2. Evaluasi dari 3 pertandingan

Pesepak bola PSIM Yogyakarta Pulga Vidal (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persita Tangerang Javlon Guseynov (kanan) saat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Sabtu (5/9/2026). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/agr) Saat libur, skuad PSIM Jogja akan memanfaatkannya sebagai penyegaran kondisi sekaligus tahap penilaian kinerja pasca tiga pertandingan.
“Manajemen bersama jajaran pelatih sudah melakukan evaluasi mendalam terkait rentetan hasil kurang maksimal pada tiga pertandingan terakhir melawan Persita, Persebaya, serta Madura United. Kita hanya mengumpulkan satu poin dari satu hasil seri serta dua kekalahan beruntun sehingga evaluasi menyeluruh dari sisi teknis maupun nonteknis mutlak kami lakukan,” jelas Iksan.
3. Berharap bisa membawa dampak positif
PSIM Jogja harus menelan kekalahan dari Madura United pada laga pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. (Dokumentasi PSIM) Manajemen pun berharap momentum rehat ini bisa membawa dampak positif bagi kebugaran serta kondisi mental seluruh penggawa.
“Kami ingin para pemain memanfaatkan waktu ini semaksimal mungkin untuk pulang, bertemu keluarga, serta orang-orang tersayang agar mereka bisa menyegarkan kembali fisik maupun mental. Harapannya, saat tim kembali menggelar aktivitas latihan pada Minggu 27 September, seluruh pemain sudah siap penuh dan lebih fokus menatap laga selanjutnya,” papar Iksan.

















