Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dinkes Sleman Tak Beri Rekomendasi Kegiatan Dihadiri Banyak Orang
Ilustrasi. Pexels.com/Snapwire

Sleman, IDN Times  - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman tidak merekomendasikan izin kegiatan yang mengundang banyak orang saat perayaan Natal 2020 maupun Tahun Baru 2021. Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan potensi penyebaran COVID-19 di wilayah Sleman. 

"Kami tidak merekomendasikan adanya event yang mengundang kerumunan massa, baik saat perayaan Natal maupun tahun baru," kata Joko Hastaryo,Jumat (17/12/2020). 

 

 

 

 

 

1. Ibadah Natal harus patuhi protokol kesehatan

ANTARA FOTO/Arnas Padda

Tidak mengadakan acara atau berkumpul dengan banyak orang untuk mengantisipasi dan menekan penyebaran dan penularan COVID-19 yang masih cukup tinggi di Kabupaten Sleman.

"Sedangkan untuk ibadah Natal tetap harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat, dan setelahnya tidak boleh ada kegiatan yang mengundang kerumunan massa," katanya seperti dilansir dari Antara.

2. Kerumunan akan dibubarkan petugas

Ilustrasi Satpol PP Sleman saat melakukan patroli. Dokumnetasi/Satpol PP Sleman

Acara peringatan pergantian tahun diharapkan masyarakat tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan seperti pesta kembang api, pertunjukan hiburan termasuk juga konvoi kendaraan bermotor.

"Kami akan berkoordinasi dengan bidang keamanan dan ketertiban Satgas COVID-19 Sleman untuk melakukan patroli di titik-titik rawan kerumunan massa pada malam tahun baru. Jika ada acara yang mengundang kerumunan maka langsung dibubarkan," katanya.

3. Dinkes Tak adakan rapid test acak

Petugas medis melakukan rapid test menggunakan rapid test buatan anak negeri RI-GHA COVID-19 di Gedung Kemenko PMK, Kamis (9/7/2020) (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Joko mengatakan, Dinas Kesehatan Sleman juga tidak akan melakukan "rapid test" atau tes cepat acak kepada pengunjung objek wisata yang ada di wilayah setempat pada liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Dinas Kesehatan Sleman tidak ada rencana untuk sampling tes cepat di objek wisata pada liburan akhir tahun ini," katanya.

 

Editorial Team

Related Article