Gerakan dapur umum #BuruhGendongPerempuan. (dok. Istimewa)
Mulya mengakui, gerakan seperti ini sangatlah bergantung pada donasi dan juga keberadaan relawan. Pihaknya pun berusaha untuk memanajemen sebaik mungkin, baik donasi maupun relawan agar gerakan ini tetap terjaga. Menurutnya, sejauh ini, pihaknya tidak menemui kendala yang berarti, baik berupa donasi maupun keberadaan relawan.
"Kami bersyukur tidak ada kendala yang berarti. Untuk donasi sendiri pasti dalam sebulan ada yang meningkat dan menurun, tapi kas tidak pernah kosong. Jadi kalau donasi menurun, menunya saja yang kami sesuaikan. Relawan juga luar biasa, kalau yang lama tidak bisa ikut, sibuk skripsi atau kerja, relawan baru datang, jadi banyak sekali," paparnya.