Pencarian korban tenggelam dan hilang di muara Sungai Serang Kulon Progo. (Dok. Kantor SAR Yogyakarta)
Sebelumnya diberitakan, seorang bocah berusia sembilan tahun warga Padukuhan Keboan, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, tenggelam saat bermain bersama dua temannya di muara Sungai Serang pada Sabtu (7/3/2026) sore.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, mengatakan kejadian berawal saat petugas siaga Pos SAR Kulon Progo menerima laporan adanya kondisi membahayakan manusia berupa satu orang tenggelam di Muara Sungai Serang, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo.
"Awalnya informasi dari warga ada sepeda tertinggal di muara Sungai Serang namun orang atau pemilik sepeda tidak kelihatan," katanya, Minggu (8/3/2026).
Petugas kemudian mencari tahu keberadaan pemilik sepeda tersebut. Dari penelusuran diketahui sepeda itu milik warga Padukuhan Karangwuni. Petugas lalu mencari teman-teman yang sering bermain dengan pemilik sepeda.
Sekitar pukul 16.00 WIB, salah satu anak yang dimintai keterangan mengakui temannya, BN (9), tenggelam di Muara Sungai Serang.
"Untuk memastikan lagi teman korban, bersama Babinkam dan Polairud dibawa ke tempat kejadian. Dan benar teman korban menunjukan tempat kejadian perkara tenggelam tersebut," ucapnya.
Setelah dipastikan korban tenggelam dan hilang di muara Sungai Serang, Tim SAR gabungan melakukan pencarian. Namun hingga menjelang malam, korban belum ditemukan.
"Minggu (8/3/2026) pagi ini, Tim SAR Gabungan akan kembali melakukan pencarian keberadaan korban di sekitar lokasi pertamakali korban diketahui tenggelam dan hilang," ujarnya.