Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Arus Balik Libur Nataru, Penumpang KA dari Yogyakarta Naik 200 Persen

Arus Balik Libur Nataru, Penumpang KA dari Yogyakarta Naik 200 Persen
Suasana Kereta di tengah pandemik COVID-19 (Dok. Humas KAI)
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Puncak arus balik libur Tahun Baru 2021 penumpang kereta api di Yogyakarta terjadi pada Minggu, 3 Januari 2021. Tercatat ada ribuan penumpang yang meninggalkan Yogyakarta pada hari tersebut.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto menjelaskan, dibandingkan dengan hari biasa selama adaptasi kebiasaan baru, pada puncak arus balik ini jumlah penumpang kereta api mengalami kenaikan sebesar 200 persen.

"Kalau dari hari biasa, selama masa new normal 200 persenan," ungkapnya pada Senin (4/1/2021).

1. Tujuan merata ke berbagai kota

Ilustrasi Kereta (KA Bima) (Dok. Kereta Api Indonesia)
Ilustrasi Kereta (KA Bima) (Dok. Kereta Api Indonesia)

Supriyanto mengatakan, pada tanggal 3 Januari 2021, total penumpang yang baik kereta dari Stasiun Yogyakarta ada sebanyak 3.048 penumpang. Sedangkan untuk penumpang turun ada sebanyak 1.118 penumpang.

Untuk penumpang yang naik dari Stasiun Lempuyangan, di tanggal 3 Januari ada sebanyak 1.759 penumpang.

"Tanggal 3 puncaknya. Kalau tujuan, Jakarta, Purwokerto, Bandung, Surabaya, Semarang. (Jumlah) hampir merata, kecuali yang ke Jakarta," terangnya.

2. Ada penambahan KA Fakultatif

Illustration kereta api. IDN Times/Galih Persiana
Illustration kereta api. IDN Times/Galih Persiana

Menurut Supriyanto, sebagai langkah antisipasi adanya kenaikan penumpang ini pihaknya telah melakukan penambahan KA fakultatif. Sedangkan untuk kapasitas penumpang, dibatasi hanya 70 persen dari jumlah total kursi yang ada.

"Kapasitas dibatasi 70 persen. (Langkah antisipasi) penambahan perjalanan KA fakultatif," katanya.

3. Penumpang diimbau patuhi protokol kesehatan

Ilustrasi suasana Stasiun Kereta di tengah pandemik COVID-19 (Dok. Humas KAI)
Ilustrasi suasana Stasiun Kereta di tengah pandemik COVID-19 (Dok. Humas KAI)

Agar tidak ada penularan COVID-19 di lingkungan stasiun maupun KA, Supriyanto mengingatkan agar para penumpang selalu mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan.

"Masyarakat pelanggan KA, yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api, agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang sudah ditetapkan," paparnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Siti Umaiyah
Paulus Risang
Siti Umaiyah
EditorSiti Umaiyah

Latest News Jogja

See More

Pembubaran Ibadah Terjadi di Bantul, Ini Kata Bupati Abdul Halim Muslih

27 Mei 2026, 15:17 WIBNews