Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung Aliansi Rakyat Memanggil, menggelar aksi Agustus Gelap di Bundaran UGM, Jumat (28/8/2026). (IDN Times/Tunggul Damarjati)
Bungkus, Humas Aliansi Rakyat Memanggil mengatakan, Agustus Gelap menjadi ruang untuk merefleksikan berbagai persoalan yang dinilai belum terselesaikan sejak gelombang demonstrasi pada Agustus 2025.
Aliansi menyoroti penindakan terhadap pelaku yang menyebabkan kematian Affan Kurniawan, penahanan terhadap orang-orang muda, serta persoalan korban luka hingga meninggal dunia dan proses hukum terhadap warga yang ditangkap dalam rangkaian aksi tahun lalu.
"Lalu, persoalan anggaran publik yang seharusnya digunakan oleh negara untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat, tapi justru digunakan dan diprioritaskan untuk program-program yang sebenarnya kita juga tidak tahu manfaatnya itu sebesar apa dan seberguna apa bagi masyarakat," ungkap Bungkus.
Beberapa program pemerintah yang mereka soroti antara lain, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperas Desa Merah Putih (KDMP), dan berbagai penggunaan uang negara lain untuk kepentingan militer atau aparat. Sementara di saat bersamaan, anggaran subsidi pendidikan dan kesehatan berkurang.