Menurut Bambang, perpanjangan jabatan hingga 31 Desember 2021 seharusnya tak jadi polemik. Sebab, Suharsono punya harapan agar ada kesinambungan dan transfer ilmu antara tenaga ahli di masa Suharsono dengan tenaga ahli Bupati yang baru, Abdul Halim Muslih.
"Saya minta mengajukan mundur sampai Februari 2021 yang lalu. Namun oleh Pak Sekda diminta sampai Maret atau tiga bulan setelah bulan Februari. Nah, masalahnya selama tiga bulan ini kita tidak tahu apa yang harus dilakukan karena tidak ada petunjuk dari Bupati (Abdul Halim Muslih)," ungkapnya.
Bambang kembali mengingatkan bahwa hubungan emosional antara Suharsono dan Abdul Halim Muslih. Bahkan saat Abdul Halim Muslih mengantarkan Suharsono hingga ke kediaman usai serah terima jabatan, Abdul Halim Muslih sempat menitikkan air mata.
"Jadi Pak Halim jadi Bupati Bantul juga karena adannya Pak Harsono. Hubungan pribadi dengan Pak Halim tetap baik karena kita dulu juga timnya Pak Halim," terangnya.