Bantul, IDNTimes - Sekitar 71 siswa SMPN 3 Jetis, Kabupaten Bantul diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Selanjutnya para guru membawa siswa ke Puskesmas 2 Jetis untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul, Samsu Aryanto membenarkan adanya puluhan siswa SMPN 3 Jetis yang diduga keracunan MBG.
"Laporan dari Puskesmas Jetis 2 ada 71 siswa yang diduga mengalami keracunan MBG dan mendapatkan perawatan. Tidak ada siswa yang dirawat inap hanya rawat jalan setelah mendapatkan penanganan medis," ungkapnya, Selasa (14/4/2026).
71 Siswa SMPN 3 Jetis Bantul Diduga Keracunan Usai Santap MBG

1. Santap MBG pada Senin (13/4/2026) baru rasakan gejala keracunan hari ini
Menurutnya, siswa yang diduga keracunan, bukan makan menu MBG yang diberikan hari ini, tapi dikonsumsi hari Senin (13/4/2026). Menu MBG yang disantap siswa di antaranya, nasi, ayam bakar, sayur sawi, tahu goreng dan buah semangka.
"Setelah menyantap menu MBG, siswa tidak langsung keracunan namun baru merasakan gejala mual, diare, muntah dan pusing selang satu hari berikutnya, atau tadi pagi," ucapnya.
2. Kemungkinan jumlah siswa yang diduga keracunan MBG akan bertambah
Saat ini Dinas Kesehatan Bantul telah mendatangi SPPG yang memberikan layanan MBG siswa SMPN 3 Jetis. SPPG yang terletak di Jalan Parangtritis KM 15, Kategan, Patalan, Jetis, diakuinya belum lama beroperasi.
"Kita juga masih mendata apakah ada siswa lain selain di SMPN 3 Jetis yang diduga keracunan MBG, sebab SPPG tersebut informasi menyalurkan MBG untuk 25 sekolah sehingga dimungkinkan jumlah siswa yang diduga keracunan MBG bisa saja bertambah," ujarnya.