Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
71 Siswa SMPN 3 Jetis Bantul Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Menu MBG yang disantap oleh siswa SMPN 3 Jetis Bantul pada Senin (13/4/2026).(IDN Times/Daruwaskita)

  • Sebanyak 71 siswa SMPN 3 Jetis Bantul diduga keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis dan langsung mendapat perawatan di Puskesmas Jetis 2 tanpa perlu rawat inap.
  • Gejala seperti mual, muntah, diare, dan pusing muncul sehari setelah siswa mengonsumsi menu MBG berisi nasi, ayam bakar, sayur sawi, tahu goreng, serta semangka.
  • Dinas Kesehatan Bantul menelusuri penyebab kasus ini dan mendata kemungkinan korban lain karena penyedia MBG tersebut juga melayani sekitar 25 sekolah di wilayah setempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bantul, IDNTimes - Sekitar 71 siswa SMPN 3 Jetis, Kabupaten Bantul diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Selanjutnya para guru membawa siswa ke Puskesmas 2 Jetis untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul, Samsu Aryanto membenarkan adanya puluhan siswa SMPN 3 Jetis yang diduga keracunan MBG.

‎"Laporan dari Puskesmas Jetis 2 ada 71 siswa yang diduga mengalami keracunan MBG dan mendapatkan perawatan. Tidak ada siswa yang dirawat inap hanya rawat jalan setelah mendapatkan penanganan medis," ungkapnya, Selasa (14/4/2026).

1. ‎ Santap MBG pada Senin (13/4/2026) baru rasakan gejala keracunan hari ini

Petugas dari Dinkes Bantul mengambil sampel makanan MBG untuk dikirim ke laboratorium.(IDN Times/Daruwaskita)

Menurutnya, siswa yang diduga keracunan, bukan makan menu MBG yang diberikan hari ini, tapi dikonsumsi hari Senin (13/4/2026). Menu MBG yang disantap siswa di antaranya, nasi, ayam bakar, sayur sawi, tahu goreng dan buah semangka.‎

‎"Setelah menyantap menu MBG, siswa tidak langsung keracunan namun baru merasakan gejala mual, diare, muntah dan pusing selang satu hari berikutnya, atau tadi pagi," ucapnya.

2. ‎Kemungkinan jumlah siswa yang diduga keracunan MBG akan bertambah

SPPG yang memberikan layanan MBG di SMPN 3 Jetis, Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Saat ini Dinas Kesehatan Bantul telah mendatangi SPPG yang memberikan layanan MBG siswa SMPN 3 Jetis. SPPG yang terletak di Jalan Parangtritis KM 15, Kategan, Patalan, Jetis, diakuinya belum lama beroperasi.

‎"Kita juga masih mendata apakah ada siswa lain selain di SMPN 3 Jetis yang diduga keracunan MBG, sebab SPPG tersebut informasi menyalurkan MBG untuk 25 sekolah sehingga dimungkinkan jumlah siswa yang diduga keracunan MBG bisa saja bertambah," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article