Sleman, IDN Times - PSSI mengaku khawatir FIFA ikut memantau insiden kericuhan suporter yang terjadi setelah pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5/2026).
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa sepak bola Indonesia sampai sekarang masih berada dalam pengawasan FIFA.
"Ada kekhawatiran dari PSSI karena masih dalam monitor pengawasan, kita masih dalam pengawasan monitor FIFA," kata Yunus ditemui di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) malam.
1. PSSI tak sangka kericuhan pecah
Sepak bola Indonesia memang tengah mendapat sorotan FIFA akibat sejumlah insiden kerusuhan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu yang paling membekas adalah tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.
PSSI berharap kericuhan yang terjadi usai laga tersebut tidak berujung pada hukuman bagi sepak bola nasional. Yunus mengaku tidak menduga insiden itu bisa terjadi mengingat besarnya kecintaan masyarakat Papua terhadap sepak bola.
"PSSI sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, keributan tersebut, pada dasarnya kan PSSI sangat yakin bahwa tidak akan terjadi hal seperti itu. Kenapa, karena kami tahu masyarakat Papua, suporter Persipura itu sangat cinta sepak bola, senang dengan sepak bola. Tapi apa dikata, kita lihat kejadian tadi malam sangat memprihatinkan," ujar Yunus.
