Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kiprah PSS Sleman Kembali ke Kasta Tertinggi, Penuh Perjuangan

Kiprah PSS Sleman Kembali ke Kasta Tertinggi, Penuh Perjuangan
PSS Sleman raih gelar runner-up Pegadaian Championship 2025/2026. (instagram.com/liga2match)
Intinya Sih
  • PSS Sleman memastikan promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia usai finis sebagai runner-up Pegadaian Championship 2025/2026, menandai akhir penantian panjang Super Elja.
  • Tim asuhan Ansyari Lubis tampil konsisten sepanjang musim dengan rekor 16 kemenangan dan performa solid di Grup Timur, meski kalah adu penalti dari Garudayaksa FC di final.
  • Kekuatan skuad merata jadi kunci sukses PSS, dengan kontribusi besar dari Gustavo Tocantins sebagai top skor 24 gol serta peran penting pemain seperti Lucas Gama dan Frederic Injai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

PSS Sleman berhasil mengakhiri penantian kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia. Kepastian ini diperoleh setelah tim berjuluk Super Elang Jawa atau Super Elja meraih gelar runner-up Pegadaian Championship 2025/2026. PSS menghadapi Garudayaksa FC pada partai puncak.

Pencapaian PSS Sleman musim ini layak diberi apresiasi meski gagal juara. Mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk promosi. Lantas, seperti apa kegigihan Super Elja dalam mengarungi persaingan sengit kompetisi Championship 2025/2026?

1. PSS tampil spartan sejak awal musim

PSS Sleman membukukan capaian apik di Championship 2025/2026 dengan melalui proses tidak mudah. Super Elja harus memiliki soliditas tim yang kuat. Hebatnya, tim besutan Pelatih Ansyari Lubis ini telah melakukannya sejak awal musim.

PSS Sleman tampil spartan dalam persaingan Grup Timur Championship 2025/2026. Mereka mencatat statistik 16 kali menang, 8 kali seri, 3 kali kalah. Super Elja menjadi tim dengan performa paling konsisten sepanjang babak penyisihan.

PSS menduduki posisi puncak di klasemen akhir Grup Timur. Mereka mengumpulkan 56 poin dari total 27 pertandingan. Super Elja bahkan bahkan memiliki jumlah poin yang sama dengan Persipura Jayapura di posisi kedua. Namun, PSS unggul dalam head to head.

Rapor tersebut cukup mengantarkan Super Elja untuk meraih tiket promosi ke kasta tertinggi musim depan. Status juara Grup Timur sekaligus membuat PSS Sleman melaju ke panggung grand final Championship 2025/2026. Mereka berhadapan dengan tim terbaik dari wilayah barat.

2. PSS raih gelar runner-up Championship 2025/2026

PSS Sleman tertinggal dua gol dari Garudayaksa FC pada babak pertama final Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5
PSS Sleman tertinggal dua gol dari Garudayaksa FC pada babak pertama final Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) malam. (Instagram/pssleman)

PSS Sleman berhadapan dengan Garudayaksa FC pada partai puncak Championship 2025/2026. Ini setelah Garudayaksa mengemban status juara dari Grup Barat. Tim berjuluk Spirit of Garuda itu menjadi yang terbaik dengan mencatat 14 kemenangan, 10 hasil seri, 3 kekalahan. Mereka membukukan 52 poin dari 27 laga di klasemen akhir.

Sialnya, PSS gagal mendapatkan kemenangan pada laga final Championship musim ini. Mereka dipaksa mengakui keunggulan Garudayaksa FC lewat adu penalti. Super Elja kalah dengan skor 3-4 pada babak tos-tosan, Sabtu (9/5/2026) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Pertandingan final Championship 2025/2026 sebenarnya berlangsung alot. Buktinya, PSS Sleman mampu menyamakan kedudukan meski tertinggal dua gol pada babak pertama. Super Elja kemudian bangkit lewat catatan brace Gustavo Tocantins ke gawang Garudayaksa FC pada menit ke-60 serta menit tambahan 90+2. Ini membuat laga berakhir dengan skor 2-2 pada waktu normal.

3. PSS punya skuad yang solid

Salah satu kunci keberhasilan PSS Sleman musim ini adalah memiliki kedalaman skuad yang solid. Terlebih, kepercayaan diri pemain Super Elja ikut meningkat di bawah kepelatihan Ansyari Lubis. Juru taktik berusia 55 tahun itu terbilang sukses dalam menyatukan visi dan misi antarpemain pada tiap laga.

PSS tidak memiliki skuad yang terlalu timpang di Championship 2025/2026. Ini artinya semua pemain memiliki kontribusi cukup besar untuk tim di atas lapangan. Namun, tak dimungkiri ada beberapa pemain yang memiliki peran paling krusial.

Sebut saja Lucas Gama, Fachruddin Aryanto, dan Kevin Gomes. Peran ketiganya hampir tidak tergantikan di barisan belakang PSS Sleman. Sedangkan, duet Dominikus Dion dan Frederic Injai terlihat menonjol di lini tengah. Dion membukukan 2.207 menit bermain (dalam 26 laga) dengan sumbangsih 2 gol di Championship 2025/2026. Sedangkan Frederic menyumbang 9 gol dari 23 penampilan bersama PSS.

Belum lagi, determinasi Gustavo Tocantins tak bisa dipandang sebelah mata. Penyerang asing berdarah Brasil itu menjadi mesin gol PSS Sleman dengan torehan 24 gol dari 26 pertandingan. Ini menjadikan Gustavo sebagai top skor tim sekaligus menyabet penghargaan individu Pemain Terbaik Championship 2025/2026.

PSS Sleman dipastikan kembali berkompetisi di kasta tertinggi Super League Indonesia 2026/2027. Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi seluruh penggemar Super Elja. Mampukah PSS Sleman bersaing pada musim depan?

4. PSS turun kasta di musim lalu

PSS kembali merumput di kasta tertinggi setelah satu musim berada di kasta kedua. Liga 1 musim 2024/2025 menjadi titik balik nasib PSS Sleman yang akhirnya terdegradasi setelah bertahan selama enam musim. Dari 34 pertandingan pada musim tersebut, Super Elja hanya meraih 11 kemenangan, empat hasil imbang, dan 19 kekalahan.

Hasil tersebut membuat PSS menjadi salah satu tim penghuni papan bawah klasemen akhir Liga 1 2024/2025. Tim asuhan Pieter Huistra itu mengoleksi 34 poin, sama dengan Barito Putera, sementara PSIS Semarang mengumpulkan 25 poin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Jogja

See More