Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengintip Peluang PSIM Jogja di Akhir Musim, Mampukah Bangkit?

Mengintip Peluang PSIM Jogja di Akhir Musim, Mampukah Bangkit?
PSIM Jogja Kalah 1-0 lawan Persita di laga kandang, Kamis (30/4/2026). (Dokumentasi PSIM)
Intinya Sih
  • PSIM Jogja belum menang dalam tujuh laga terakhir dan kini terancam zona bawah klasemen Super League 2025/2026, menghadapi jadwal berat sepanjang Mei 2026.
  • Laskar Mataram akan menantang Persib Bandung yang tak terkalahkan di kandang, lalu menjamu Malut United dengan performa menurun serta Madura United yang sedang meningkat.
  • Musim ditutup dengan laga tandang kontra Arema FC, lawan tangguh yang sebelumnya menahan imbang PSIM; kemenangan dibutuhkan untuk menjaga reputasi klub di akhir musim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

PSIM Jogja belum mampu memutus catatan paceklik di kompetisi BRI Super League 2025/2026. Tim besutan Pelatih Jean-Paul van Gastel ini gagal meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan beruntun. Bahkan, PSIM mengalami kekalahan 0-1 dari Persita Tangerang pada laga terakhir, Kamis (30/4/2026).

Hasil tersebut membuat PSIM kian mendekati zona papan bawah Super League. Tim dengan julukan Laskar Mataram kini mendapat ujian dalam laga sepanjang Mei 2026. Itu akan menjadi akhir dari perjalanan PSIM di kompetisi musim ini. Lantas, seperti apa peluang yang dimiliki PSIM?

1. PSIM diuji rekor menawan Persib Bandung

PSIM Jogja berjumpa Persib Bandung pada pekan ke-31 Super League 2025/2026. Laga kedua tim akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (4/5/2026) 15.30 WIB. Laskar Mataram mendapat ujian sebagai tim tamu.

PSIM tidak diunggulkan dalam pertandingan tersebut. Laskar Mataram akan menghadapi Persib sebagai tim jempolan di Super League 2025/2026. Bagaimana tidak, Persib untuk sementara memimpin klasemen dengan mengumpulkan 69 poin dari 30 laga.

Persib bahkan mempunyai rekor menawan dalam pertandingan kandang musim ini. Tim asal Jawa Barat tak pernah kalah dalam 15 laga kandang dengan 14 kemenangan dan satu kali imbang per April 2026. Capaian tersebut adalah modal untuk menjamu PSIM Jogja.

2. PSIM wajib memanfaatkan situasi menurun Malut United

Para pemain PSIM Yogyakarta saat merayakan gol ke gawang Malut United dalam laga pekan ke-4 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha Ternate pada 30 Agustus 2025. (Dok. Ofisial PSIM Yogyakarta)
Para pemain PSIM Yogyakarta saat merayakan gol ke gawang Malut United dalam laga pekan ke-4 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha Ternate pada 30 Agustus 2025. (Dok. Ofisial PSIM Yogyakarta)

PSIM Jogja melakoni pertandingan kandang pada pekan selanjutnya. Laskar Mataram akan menjamu Malut United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026) 19.00 WIB. Pertandingan ini membuka peluang PSIM untuk meraih kemenangan.

Asumsi tersebut bukan tanpa sebab. PSIM wajib memanfaatkan catatan menurun Malut United di Super League 2025/2026. Tim asal Ternate, Maluku Utara, ini diketahui hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir per April 2026.

Terlebih, PSIM mempunyai bekal dalam catatan pertemuan. Laskar Mataram berhasil mengalahkan Malut United 2-0 saat bertandang ke Stadion Kie Raha, Ternate, pada putaran pertama Super League, Sabtu (30/8/2025). Hasil itu penting untuk mendorong motivasi pemain PSIM.

3. PSIM diunggulkan melawan Madura United

PSIM Jogja kembali memiliki peluang positif pada pertandingan pekan ke-33 Super League 2025/2026. Mereka akan menjamu Madura United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) 19.00 WIB. Laskar Mataram diunggulkan menang sebagai tuan rumah.

PSIM bahkan diuntungkan dengan catatan positif lainnya. Mereka memecundangi Madura United pada putaran pertama Super League 2025/2026. Berlaga di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1/2026), PSIM kala itu meraih kemenangan 3-0.

Namun, PSIM juga wajib mewaspadai catatan cukup meningkat Madura United. Kubu lawan membukukan tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir per April 2026. Madura United sebelumnya mengalahkan Persik Kediri dan Persebaya Surabaya dengan skor 2-1, serta unggul 1-0 atas Semen Padang.

4. PSIM memiliki rapor kurang optimal kontra Arema FC

Laga PSIM Yogyakarta Vs Arema FC di Stadion Sultan Agung Bantul. (Dok. Media Officer Arema FC)
Laga PSIM Yogyakarta Vs Arema FC di Stadion Sultan Agung Bantul. (Dok. Media Officer Arema FC)

PSIM Jogja mengakhiri persaingan di Super League musim ini dengan menghadapi Arema FC. Bentrok kedua tim dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Laskar Mataram melakoni pertandingan tandang.

Sialnya, PSIM mempunyai catatan kurang maksimal dari Arema. Laskar Mataram gagal mengalahkan tim berjuluk Singo Edan tersebut saat bermain di kandang sendiri pada putaran pertama Super League 2025/2026. Pertemuan mereka kala itu berakhir imbang 1-1. Rapor ini membuktikan Arema termasuk lawan yang tangguh.

PSIM Jogja menatap rintangan berat pada sisa kompetisi musim ini. Namun, mereka diwajibkan meraih kemenangan sepanjang Mei 2026 demi menjaga reputasi klub. Mampukah Laskar Mataram mewujudkannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Jogja

See More