Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sah, PSIM Perpanjang Kontrak Van Gastel Jadi Pelatih Laskar Mataram

Sah, PSIM Perpanjang Kontrak Van Gastel Jadi Pelatih Laskar Mataram
Pelatih PSIM Yogya, Jean-Paul van Gastel. (IDN Times/Tunggul)
Intinya Sih

  • PSIM Jogja resmi memperpanjang kontrak Jean-Paul Van Gastel sebagai pelatih kepala untuk satu musim ke depan setelah evaluasi positif terhadap performa dan keselarasan visi tim.
  • Manajemen menilai Van Gastel berhasil membangun identitas permainan menyerang serta fondasi tim yang berkelanjutan, dengan fokus meningkatkan kualitas agar mampu bersaing di Super League musim depan.
  • Van Gastel menyambut perpanjangan kontraknya dengan antusias, menargetkan performa lebih kompetitif dan berharap dukungan suporter semakin besar demi membawa PSIM ke papan atas klasemen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Manajemen PSIM Jogja resmi mengumumkan perpanjangan kontrak pelatih kepala, Jean-Paul Van Gastel, untuk menghadapi kompetisi Super League musim depan. Keputusan kerja sama berdurasi satu musim ini diambil setelah manajemen melakukan evaluasi terhadap perkembangan performa tim serta keselarasan visi klub.

1. Ini pendapat manajemen tentang Van Gastel

WhatsApp Image 2026-05-04 at 6.11.32 PM.jpeg
PSIM Jogja kalah melawan Persib Bandung dalam pekan lanjutan Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (4/5/2026). (Dokumentasi PSIM)

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, menyatakan sang pelatih dinilai cocok dengan rencana permainan serta karakter sepak bola klub.

“Coach Van Gastel sudah membuktikan kapasitasnya sepanjang musim ini. Yang terpenting, tim ini konsisten menunjukkan identitas permainan menyerang dan penguasaan bola dari awal hingga akhir musim. Membangun skuad yang kuat dan berkelanjutan juga tidak bisa dilakukan secara instan. Semua membutuhkan proses yang terus berkembang. Karena itu, Coach Van Gastel adalah sosok yang sangat tepat untuk melanjutkan fondasi ini,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Steven menambahkan, peta persaingan di Liga 1 musim depan akan berjalan sangat sengit. Mengingat tidak ada laga mudah di kompetisi Indonesia. Fokus manajemen saat ini adalah meningkatkan kualitas tim.

“Harapan kami tentu bisa bersaing dan tampil stabil di Super League karena ini adalah kompetisi yang panjang dan penuh tantangan. Mungkin hasilnya tidak akan langsung membawa kami ke papan atas, tetapi kami sedang membangun fondasi klub secara bertahap dan berkelanjutan. Kami belajar dari banyak klub luar negeri, seperti Arsenal bersama Mikel Arteta, bahwa kesuksesan membutuhkan waktu, proses, dan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan utama,” tuturnya.

2. Ambisi meraih posisi lebih baik di musim depan

Pelatih PSIM Van Gastel.
Pelatih PSIM Van Gastel. (Dokumentasi PSIM)

Merespons perpanjangan kontrak tersebut, Jean-Paul Van Gastel merasa bersyukur bisa melanjutkan karier bersama PSIM Jogja di Kota Yogyakarta. Pelatih asal Belanda ini mengaku terkesan terhadap atmosfer sepak bola serta keterlibatan aktif suporter maupun manajemen.

“Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Saya juga menyukai kehidupan saya di luar sepak bola. Jogja benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,” ungkapnya.

Menghadapi tantangan musim baru, Van Gastel mengusung motivasi besar membawa Laskar Mataram melangkah lebih jauh.

“Pada musim hampir selesai ini, target awal kami adalah terhindar dari jurang degradasi. Hasil tersebut menjadi pijakan awal bagus. Musim depan, saya ingin tim tampil lebih kompetitif. Kami akan menyusun komposisi pemain terbaik agar mampu bersaing di papan atas klasemen,” tegasnya.

3. Harapan besar suprter lebih banyak datang

PSIM Jogja menyelesaikan laga terakhirnya pada kompetisi BRI Super League 2025/26 pada Jumat (22/5/2026) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Ma
PSIM Jogja menyelesaikan laga terakhirnya pada kompetisi BRI Super League 2025/26 pada Jumat (22/5/2026) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Dokumentasi PSIM Jogja)

Dirinya memiliki harapan besar agar seluruh pertandingan dapat disaksikan langsung lebih banyak suporter. Dukungan penonton dipercaya akan menambah semangat juang para pemain di lapangan.

“Saya menikmati pengalaman musim ini, sehingga saya memiliki kebahagiaan dan energi sama seperti musim lalu. Jadi, saya sangat penuh harapan,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest Sport Jogja

See More