Ansyari Lubis Ogah Ambil Pusing Masuk Nominasi Pelatih Terbaik

- Ansyari Lubis menegaskan dirinya tak terlalu memikirkan nominasi pelatih terbaik, fokus utamanya adalah membawa PSS Sleman menang dan promosi ke Super League.
- Menjelang final melawan Garudayaksa FC, Ansyari menolak kaitan sepak bola dengan politik serta bertekad mempertahankan rekor tak terkalahkan di Stadion Maguwoharjo.
- Ia berharap laga final berjalan profesional dengan kepemimpinan wasit yang adil karena pertandingan akan disaksikan langsung oleh para petinggi PSSI.
Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis ogah ambil pusing soal dirinya masuk daftar nominasi pelatih terbaik Championship 2025/2026. Baginya, yang terpenting adalah tim asuhannya menang dan meraih promosi Super League.
"Kalau itu tidak saya pikirkan, yang saya pikirkan tim. Kalau tim menang, juara (Championship), itu sudah satu bonus yang luar biasa buat saya," kata Ansyari di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/5/2026).
1. Sepak bola tak ada sangkut paut dengan politik

PSS masih menghadapi duel pamungkas atau partai final Championship 2025/2026 lawan Garudayaksa FC di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026) malam. Ansyari mengaku tak ciut menghadapi tim kepunyaan Presiden Prabowo Subianto di final.
"Sepak bola itu sportivitas, jadi tidak ada sangkut pautnya dengan politik," tegasnya.
2. Pertahankan rekor apik, runtuhkan pertahanan lawan

Ansyari berkomitmen menjaga rekor tak terkalahkan PSS di Stadion Maguwoharjo sepanjang musim ini. Sang pelatih bertekad untuk meruntuhkan tembok pertahanan Garudayaksa yang hanya kebobolan 19 gol di fase grup.
PSS juga tak gentar menghadapi amunisi terbaik tim calon lawan, termasuk kapten Andik Virmansyah yang kini jadi top assist.
"Ya besok kita lemahkan pertahanan mereka. Ya kan, simpel, karena semuanya mau menang, jadi punya motivasi yang tinggi. Saya kira itu yang kita instruksikan kepada seluruh pemain," tegasnya.
3. Jadi tontonan petinggi PSSI

Ansyari berharap laga hari ini bisa berjalan profesional. Para perangkat pertandingan bisa bekerja secara adil, terlebih bakal jadi tontonan para petinggi PSSI.
"Jadi saya harapkan juga pertandingan akan berjalan menarik dan dengan kepemimpinan wasit yang bagus gitu lho. Kita enggak berpikir mau mereka apa segala macam, yang penting siapa yang terbaik, itulah yang akan memenangkan pertandingan," pungkas Ansyari.













