PSIM Tak Perpanjang Kontrak Ikhsan Chan, Ini Alasannya

- Manajemen PSIM Jogja memutuskan tidak memperpanjang kontrak Ikhsan Chan setelah mempertimbangkan hasil evaluasi bersama tim pelatih, meski mengapresiasi kontribusinya selama membela Laskar Mataram.
- Ikhsan mengungkapkan rasa bangga dan bahagia pernah menjadi bagian dari PSIM Jogja, serta menikmati pengalaman berharga dan kenyamanan hidup di Kota Yogyakarta.
- Setelah kontraknya berakhir, Ikhsan memilih kembali ke Medan untuk berkumpul dengan keluarga sekaligus mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi berikutnya.
Yogyakarta, IDN Times - Manajemen PSIM Jogja tidak memperpanjang kontrak salah satu pemain Ikhsan Chan. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan manajemen bersama jajaran tim pelatih Laskar Mataram.
Selama musim 2025/2026 pemain kelahiran Kota Medan itu sempat dipinjamkan ke tim Liga 2, FC Bekasi City pada paruh musim, sampai selesainya kompetisi klub tersebut.
General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, memberikan apresiasi kepada Ikhsan Chan atas kontribusinya selama bersama Laskar Mataram.
“Manajemen ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Ikhsan Chan. Walaupun kebersamaan kita tidak berlangsung lama, tetapi dedikasi, kerja keras, serta kontribusi yang telah ia berikan saat membela PSIM sangatlah berarti bagi kami. Kami sangat mengapresiasi hal tersebut,” katanya.
1. Pemain muda potensial

Steven menambahkan Ikhsan adalah sosok pemain muda potensial yang memiliki komitmen serta daya juang bagi tim. “Ikhsan telah menunjukkan komitmen yang luar biasa. Ia adalah sosok pemain muda potensial yang memiliki daya juang tinggi untuk tim," ujarnya.
“Ia akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Laskar Mataram. Kami mendoakan kelancaran serta kesuksesan untuk Ikhsan di pelabuhan karier selanjutnya,” ujarnya dikutip laman resmi klub, Kamis (11/6/2026).
2. Bangga bela PSIM Jogja

Sementara itu, Ikhsan membagikan cerita mengenai berbagai pengalaman berharga selama membela PSIM Jogja dan menetap di Kota Yogyakarta.
“Perasaan saya sanggat bangga dan senang sudah bisa bergabung dengan tim yang sangat besar, seperti PSIM. Saya merasa bahagia dan penuh semangat selama saya berada di sini,” ujar pemain kelahiran 1 Mei 2004 tersebut.
Ia mengaku memiliki banyak kenangan manis bersama rekan setimnya. Kenyamanan di Jogja juga membuat Ikhsan betah berlama-lama di Kota Pelajar ini.
“Momen paling berkesan bagi saya hampir setiap waktu, ketika saya bersama dan bekerja keras bersama teman-teman di PSIM. Saya juga menikmati Kota Jogja yang sangat indah ini,” ujarnya.
3. Ikhsan pilih kumpul dengan keluarga

Ikhsan manambahkan saat ini ia kembali ke kota kelahirannya untuk menikmati waktu bersama keluarga dan mempersiapkan diri musim depan.
“Sekarang saya kembali ke kampung halaman dulu untuk bersama keluarga dan terus berlatih mandiri. Saya berharap bisa memiliki karier yang lebih baik di musim ini,” katanya.
















