Marvin Loria Lengkapi Daya Gedor PSIM Jogja di Sisi Sayap
- PSIM Yogyakarta merekrut winger Kosta Rika Marvin Loria untuk melengkapi kuota pemain asing dan memperkuat lini serang menjelang Super League 2026/27.
- Manajer Iksan Mahar menyatakan kedatangan Loria menutup aktivitas transfer awal musim; tim kini fokus mematangkan persiapan sebelum kompetisi bergulir pada 4 September.
- Pengalaman Loria di Kosta Rika, Amerika Serikat, dan Benfica B serta kemampuannya bermain di beberapa posisi depan diharapkan memperkaya taktik serangan PSIM.
Yogyakarta, IDN Times – PSIM Yogyakarta menambah kekuatan di lini serang untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/27. Klub berjuluk Laskar Mataram itu merekrut pemain sayap asal Kosta Rika, Marvin Loria.
Marvin Antonio Loria Leiton didatangkan untuk melengkapi komposisi pemain asing sekaligus memperkuat lini serang PSIM. Perekrutan Loria juga menjadi langkah terakhir klub pada bursa transfer awal musim ini.
Kebutuhan tim sudah lengkap
Manajer Tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, mengatakan kebutuhan tim untuk menjalankan skema permainan telah terpenuhi. Setelah kedatangan Marvin Loria, tim pelatih kini mengarahkan fokus pada pemantapan persiapan sebelum kompetisi dimulai.
“Marvin Loria ibarat pelengkap dari puzzle susunan skuad PSIM Jogja jelang musim 2026/27. Kedatangannya mengakhiri aktivitas kami mendatangkan pemain baru jelang kampanye Super League bergulir per 4 September mendatang,” ujar Iksan dilansir laman resmi PSIM.
Pengalaman di Kosta Rika hingga AS
Pengalaman Marvin Loria bermain di kompetisi Kosta Rika dan Amerika Serikat menjadi salah satu pertimbangan PSIM Jogja merekrutnya. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat permainan tim dari sektor sayap.
Pemain yang pernah memperkuat Benfica B di Liga Portugal itu juga diharapkan menambah variasi dalam skema serangan Laskar Mataram. Manajemen berharap kehadirannya dapat membuat permainan dari sisi sayap lebih efektif dan mendukung lini depan.
“Besar dan tumbuh dari kompetisi sengit di Kosta Rika dan Amerika Serikat, Loria amat diharapkan menjadi penyeimbang lini serang di sisi sayap. Pengalaman Loria juga dapat menjadi teladan bagi pemain-pemain lokal yang berposisi serupa dengan dirinya,” lanjut Iksan.
Fleksibilitas di lini depan
Lahir pada 24 April 1997, Marvin Loria memiliki kemampuan bermain di sejumlah posisi pada lini depan. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu modal untuk memenuhi kebutuhan taktik tim pelatih.
Iksan optimistis Loria dapat cepat beradaptasi dengan rekan-rekan barunya. Kehadirannya juga diharapkan membuat skema permainan yang disiapkan tim semakin solid.
“Kemampuan Loria menempati beberapa posisi dalam sistem serangan, itu membuatnya sebagai tambahan yang dapat bermanfaat bagi rencana taktik Coach Jean-Paul,” pungkas Iksan.















