PSIM Vs Madura United, Van Gastel Klaim Tren Positif Lawan Tak Jadi Beban

PSIM Jogja persiapkan laga tandang melawan Madura United di Pamekasan, Jumat (18/9/2026), dengan menetap di Surabaya setelah menghadapi Persebaya.
Pelatih Jean-Paul van Gastel menyebut tim mengevaluasi kekurangan pada laga sebelumnya serta menganalisis pertandingan Madura United untuk memetakan kekuatan dan kelemahan lawan.
Madura United membuka musim dengan dua kemenangan beruntun, sementara Riyatno Abiyoso menegaskan kepercayaan pelatih menjadi motivasi untuk bekerja keras dan membantu PSIM tampil maksimal.
Yogyakarta, IDN Times - PSIM Jogja mematangkan persiapan jelang laga tandang melawan Madura United FC hari ini, Jumat (18/9) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Pelatih kepala Jean-Paul van Gastel mengatakan persiapan timnya berjalan baik. Tim juga menganalisis kekurangan di laga sebelumnya melawan Persebaya pada Minggu (13/9/2026).
Persiapan lainnya, PSIM memilih menetap dan melakukan persiapan di Surabaya jelang laga sore nanti. “Dalam waktu lima hari kami punya dua pertandingan. Pertandingan melawan Madura dan Persebaya lokasinya berdekatan. Jadi manajemen kami bisa mengatur agar kami tidak perlu kembali ke Yogyakarta dan bisa tetap tinggal di sini, dan menurut saya itu hal yang positif,” tuturnya dikutip lama resmi klub, Jumat (18/9/2026).
1. Baca kelemahan dan kekuatan lawan

PP Sleman kalah 1-3 Lawan Madura United saat laga kandang perdana di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (12/9/2026). (Instagram PSS Sleman) Untuk menghadapi Madura United, tim pelatih telah menonton pertandingan yang dilakoni tim lawan untuk membaca kekuatan dan kelemahan mereka.
“Jelas, pertama-tama kami menonton kembali pertandingan melawan Persebaya, lalu kami menonton pertandingan-pertandingan Madura. Apa saja kelemahan mereka, apa saja kekuatan mereka, dibandingkan dengan tim kami, jadi persiapannya berjalan baik,” ujarnya.
2. Madura United awali musim kompetisi dengan bagus
Pelatih PSIM Yogya, Jean-Paul van Gastel. (IDN Times/Tunggul) Van Gastel mengakui Madura United mengawali musim ini dengan sangat baik dengan meraih poin penuh dari 2 laga awal. hal ini membuat menjadi tantangan menarik bagi PSIM.
“Mereka bermain sangat bagus dengan gaya bermain yang sangat positif. Mereka meraih hasil yang memang pantas. Jadi bagi kami, ini akan menjadi pertandingan yang menarik karena kami juga ingin bermain sepak bola seperti Madura awal musim ini,” ungkapnya.
3. Pemain janji tren positif lawan tak jadi beban

Riyatno Abiyoso saat berseragam Persik Kediri. IDN Times/ istimewa Pemain PSIM Jogja, Riyatno Abiyoso menambahkan tren positif Madura United tidak menjadi beban, melainkan waktu terbaik untuk membuktikan kepercayaan yang diberikan pelatih dengan memberikan penampilan yang maksimal.
“Dua pertandingan ini selalu diberi kepercayaan. Bagi saya itu bukan beban, justru untuk saya bisa bekerja lebih keras lagi dan menampilkan sebaik mungkin di lapangan untuk menjawab kepercayaan dari pelatih kepala dan sebisa mungkin saya membantu tim untuk bermain lebih baik lagi,” tegasnya.










