PSIM Rampungkan Kesiapan Stadion Sultan Agung, Skor Kelayakan Naik

- Stadion Sultan Agung Bantul meraih skor kelayakan 74,92 persen berpredikat Baik dalam re-risk assessment untuk persiapan kompetisi musim 2026/2027.
- Skor kelayakan SSA meningkat dari 73,46 persen setelah pemeriksaan mencakup tribun, jalur evakuasi, akses disabilitas, fasilitas medis, dan pengamanan area luar.
- Panitia melakukan perbaikan minor, termasuk pengamanan tiga lapis, rekayasa lalu lintas, penataan parkir, pemisahan akses kendaraan, serta kesiapan personel menghadapi keadaan darurat.
Bantul, IDN Times - Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dipastikan makin siap menyambut kompetisi musim 2026/2027. Berdasarkan re-risk assessment yang dilakukan Manajemen dan Match Organizing Committee (MOC) PSIM Jogja bersama Ditpamobvit Polda DIY pada Senin (24/8/2026), SSA meraih skor kelayakan 74,92 persen dengan predikat Baik.
Hasil ini meningkat dari penilaian sebelumnya , yaitu 73,46 persen. Pemeriksaan menyeluruh mencakup tribune penonton, jalur evakuasi, akses disabilitas, fasilitas medis, hingga skema pengamanan outer area.
1. Pemeriksaan dari tribune penonton hingga fasilitas medis

Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dinyatakan layak setelah meraih nilai baik dalam asesmen kelayakan. (psimjogja.id) Manajer Operasional PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, menjelaskan tim penilai memeriksa seluruh aspek infrastruktur fisik dan fasilitas stadion.
“Pemeriksaan mencakup detail tribun penonton, pintu darurat, jalur evakuasi, hingga fasilitas keselamatan bagi penyandang disabilitas. Selain itu, ada beberapa rekomendasi terkait fasilitas medis,” ujar Wendy.
Menanggapi hasil audit, panitia penyelenggara melakukan perbaikan minor. Fokus utama pembenahan meliputi penguatan skema pengamanan tiga lapis, rekayasa lalu lintas, penataan ulang kantong parkir, serta pemisahan jalur akses kendaraan roda dua dan roda empat.
2. Soroti kesiapan personel hadapi keadaan darurat

Stadion Sultan Agung Bantul. (IDN Times/Daruwaskita) Sementara Ketua MOC PSIM Jogja, Ermantino Handokomulyo, menambahkan rekomendasi auditor juga menyoroti kesiapan personel dalam menghadapi kondisi darurat.
“Rekomendasi ini sangat bermanfaat sebagai pedoman mitigasi dan pengambilan keputusan saat kondisi darurat. Kami berkoordinasi erat agar seluruh perbaikan rampung sebelum kompetisi bergulir,” jelas Ermantino.













