Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Laga Kandang Pertama PSS Sleman, Frédéric Injaï Absen Bela Super Elja

Kab. Sleman
Laga Kandang Pertama PSS Sleman, Frédéric Injaï Absen Bela Super Elja
Logo PSS Sleman (Pssleman.id)
  • PSS Sleman akan menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (12 /9/2026) sore dengan mayoritas pemain dalam kondisi bugar dan siap tampil.

  • Frédéric Injaï dipastikan absen, sementara kesiapan Stefan Ashkovski untuk bermain penuh 90 menit masih dipantau hingga jelang kick-off.

  • Kembalinya Isfandyar Abdillah dari Timnas menambah opsi skuad, tetapi Pieter Huistra harus cermat menyusun pemain sesuai taktik dan regulasi asing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sleman, IDN Times - PSS Sleman dipastikan tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu Madura United FC pada laga kandang di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026) sore.

Dari seluruh pilar Super Elang Jawa, hanya Frédéric Injaï yang dipastikan absen. Sementara itu, kondisi Stefan Ashkovski terus dipantau hingga jelang kick-off untuk menentukan durasi bermainnya.

  1. 1. Frédéric Injaï absen bela PSS

    Gelandang PSS Sleman, Frédéric Injaï. (dok. I.League)
    Gelandang PSS Sleman, Frédéric Injaï. (dok. I.League)

    Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra mengatakan, secara umum pemain dalam keadaan baik dan bugar. “Setelah pengamatan ulang, hanya Frédéric Injaï yang dipastikan absen besok. Kami juga masih melihat kondisi terakhir Stefan Ashkovski untuk memastikan apakah dia siap tampil full 90 menit. Secara umum, kondisi pemain dalam keadaan sangat baik dan bugar,” ujar Pieter Huistra dikutip laman resmi klub, Sabtu (12/9/2026).

  2. 2. Usai bela Timnas, Isfandyar Abdillah kembali ke PSS

    Manajer Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra.
    Manajer Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra. (IDNTimes/ Febriana Sinta)

    Kebugaran pemain membuat pilihan pemain Pieter kian banyak. Tambahan amunisi juga datang dari Isfandyar Abdillah usai membela Timnas Indonesia, melengkapi jajaran talenta muda potensial milik PSS.

    Kendati jumlah pemain berlimpah, pelatih asal Belanda tersebut harus ekstra cermat menyusun starting XI. Selain menyesuaikan taktik, ia wajib memutar otak untuk mematuhi regulasi penggunaan pemain asing di lapangan.

    “Sekarang kami punya lebih banyak pemain. Namun dengan adanya regulasi pemain asing, saya harus tepat memilih kombinasi di antara mereka. Saya senang Isfandyar sudah kembali dari Timnas, ditambah pemain-pemain muda lain yang menjanjikan. Komposisi tim kami saat ini sangat kuat,” tegas Pieter.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More