Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

League Cup Jadi Kesempatan Pemain Muda PSS untuk Tampil

Kab. Sleman
League Cup Jadi Kesempatan Pemain Muda PSS untuk Tampil
Logo PSS Sleman / pssleman.id
Intinya Sih
  • League Cup sebagai turnamen pendamping Super League 2026/2027 memberi PSS Sleman ruang merotasi skuad demi menjaga kebugaran pemain utama sepanjang musim.
  • Pelatih Pieter Huistra menilai kompetisi ini membuka menit bermain bagi pemain muda dan pelapis untuk menambah pengalaman, menunjukkan kemampuan, serta membangun kepercayaan diri.
  • PSS masih menunggu kepastian regulasi League Cup, terutama terkait pemain asing karena peserta Championship dibatasi tiga pemain asing, sebelum menentukan komposisi skuad.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sleman, IDN Times - PSSI menggulirkan League Cup sebagai turnamen pendamping Super League 2026/2027. Kompetisi ini turut membuka peluang bagi PSS Sleman melakukan rotasi skuad. Dengan agenda kompetisi yang semakin padat di bawah naungan PSSI dan I.League, tim pelatih memiliki ruang untuk mengatur komposisi pemain agar tetap mampu menjaga kebugaran penggawa utama sepanjang musim.

Menurut Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, situasi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi para pemain muda Super Elja untuk merasakan atmosfer pertandingan kompetitif di level senior. Selain membantu menjaga kondisi pemain utama, rotasi yang dilakukan juga dapat memberikan menit bermain lebih banyak kepada talenta-talenta muda PSS untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri mereka.

1. Pemain bisa peroleh pengalaman berharga

Manajer Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra.
Manajer Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra. (IDNTimes/ Febriana Sinta)

Huistra menambahkan bagi para pemain muda, tampil di League Cup tentu dapat menjadi pengalaman berharga. Kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan tim pelatih sekaligus membuktikan bahwa mereka memiliki kesiapan untuk bersaing mendapatkan tempat di skuad utama.

Begitu pula dengan pemain pelapis yang dapat menjadikan kompetisi ini sebagai momentum untuk menunjukkan kesiapan ketika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam perjalanan panjang musim kompetisi.

2. Ada aturan berbeda dalam kompetisi

Meski demikian, kata Huistra rencana PSS dalam menentukan komposisi skuad untuk League Cup tetap akan mempertimbangkan regulasi yang berlaku. Kompetisi ini tidak hanya diikuti klub-klub Super League, tetapi juga melibatkan tim-tim dari Championship yang memiliki ketentuan berbeda mengenai jumlah pemain asing.

“Di League Cup juga akan ada aturan yang berbeda terkait pemain asing. Pasalnya, klub-klub Championship juga akan berpartisipasi dalam League Cup, sementara mereka hanya diperbolehkan memiliki tiga pemain asing. Jadi, kemungkinan akan ada perubahan atau penyesuaian aturan untuk League Cup,” kata Pieter Huistra, dikutip laman resmi klub, Kamis (30/7/2026).

3. PSS tunggu regulasi

Menurut Huistra, PSS masih menunggu kepastian regulasi sebelum menentukan komposisi skuad yang akan dibawa ke League Cup. Namun, terlepas dari aturan yang nantinya diterapkan, kompetisi ini tetap berpotensi menjadi panggung penting bagi para pemain muda Super Elja untuk mendapatkan kesempatan tampil.

Pengalaman menghadapi lawan dari dua kasta kompetisi yang berbeda diharapkan dapat membantu mereka berkembang, menambah jam terbang, dan semakin siap bersaing untuk mendapatkan tempat di skuad utama PSS.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More