Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Manajemen PSIM Putuskan Tak Pertahankan Deri Corfe

Manajemen PSIM Putuskan Tak Pertahankan Deri Corfe
Pemain PSIM Yogyakarta, Deri Corfe (Dok. PSIM)
Intinya Sih
  • Manajemen PSIM Jogja resmi melepas Deri Anthony Corfe setelah berakhirnya musim kompetisi, menandai berakhirnya masa pengabdian sang pemain untuk Laskar Mataram.
  • Deri tampil 30 kali dari 34 laga, mencetak tiga gol dan satu assist, serta dipercaya bermain di dua posisi berbeda sepanjang musim.
  • Manajemen PSIM memberikan apresiasi atas profesionalitas Deri dan mendoakan kesuksesannya di klub berikutnya setelah perpisahan ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Deri Anthony Corfe resmi dilepas PSIM Jogja seusai berakhirnya kompetisi musim ini. Keputusan yang diambil Manajemen PSIM ini menandai selesainya pengabdian sang pemain untuk klub Laskar Mataram.

Dalam kompetisi musim lalu, Pelatih kepala Jean-Paul Van Gastel kerap memercayainya tampil, baik sebagai pemain inti maupun pengganti.

Deri mencatatkan 30 kali penampilan dari total 34 pertandingan resmi yang dijalani PSIM selama gelaran BRI Super League 2025/26. Dirinya berhasil mengoleksi tiga gol serta satu assist bagi tim.

Ia bermain cukup impresif dengan 469 operan sukses dari total 546 percobaan operan sepanjang musim. Dari 25 tembakan ke gawang lawan, ia mencatatkan 12 tendangan akurat tepat sasaran.

1. Beri apresiasi ke pemain

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, memberikan apresiasinya kepada Deri. "Mewakili manajemen PSIM, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Deri Corfe. Selama satu musim bersama Laskar Mataram, ia berhasil menunjukkan profesionalitas dan etos kerja yang luar biasa, baik di dalam maupun luar lapangan,” ungkapnya

2. Dipercaya main di dua posisi

Selama semusim membela PSIM, Deri dipercayai pelatih kepala untuk memainkan dua posisi. Paruh awal musim, ia banyak bermain sebagai sayap kiri. Lalu, pada paruh akhir musim, Deri sempat beberapa kali bermain di posisi striker.

“Deri juga cukup membantu tim karena bisa bermain dengan dua posisi sekaligus, yakni sebagai winger dan striker,” kata Steven.

"Kita sama-sama tahu bahwa dunia sepak bola sangatlah dinamis. Walaupun jalan kebersamaan kita harus berpisah di titik ini, pengalaman dan kehadiran Deri telah memberikan warna tersendiri bagi perjalanan klub,” imbuhnya.

3. Manajemen berharap Deri sukses

Steven menambahkan Manajemen PSIM melepas Deri diiringi dengan harapan yang terbaik, bagi klub maupun sang pemain.

“Doa terbaik dari kami, semoga PSIM dan Deri bisa sama-sama lebih sukses dengan jalannya masing-masing. Semoga karier Deri lebih bersinar di klub selanjutnya,” ujar Steven.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest Sport Jogja

See More