Dilansir laman resmi WhatsApp, Akun terkelola di WhatsApp dilengkapi kontrol bawaan bagi orangtua untuk mengatur kontak dan privasi. Fitur ini difokuskan pada pesan dan panggilan, sehingga sejumlah fitur lain tidak tersedia, seperti Meta AI, Saluran, Status, kunci obrolan, kunci aplikasi, perangkat tertaut, berbagi lokasi, pesan sekali lihat, serta pesan sementara di obrolan individual. Selain itu, akun terkelola juga tidak akan menampilkan iklan.
Pengaturan privasi
Secara otomatis, pengaturan privasi dibuat lebih ketat. Hanya kontak yang tersimpan yang dapat melihat informasi seperti foto profil atau status terakhir online. Perubahan pada pengaturan ini hanya dapat dilakukan oleh orangtua.
Pengiriman pesan dan grup
Secara default, hanya kontak yang tersimpan yang bisa mengirim pesan ke akun terkelola. Orangtua juga berwenang menentukan grup mana saja yang boleh diikuti. Jika ada pesan atau undangan grup dari nomor tak dikenal, notifikasi akan masuk ke folder Permintaan untuk disetujui orangtua. Seluruh pesan tetap dilindungi enkripsi end-to-end, sehingga tidak dapat dibaca pihak lain, termasuk WhatsApp.
Aktivitas dan notifikasi
Orangtua akan menerima pemberitahuan terkait aktivitas penting pada akun, misalnya saat ada kontak baru yang ditambahkan atau ketika muncul permintaan pesan dari pengguna lain.