Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warga Dlingo Bantul Mulai Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Ilustrasi dropping air bersih. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Bantul, IDN Times - ‎Memasuki bulan Juli 2023, warga masyarakat di Kabupaten Bantul mengajukan bantuan air bersih. Warga merasa saat ini semakin kesulitan menemukan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

1. Warga Kapanewon Dlingo mulai ajukan bantuan air bersih

Ilustrasi memasuki musim kemarau (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Antoni Hutagaol mengatakan sebagian wilayah Kapanewon Dlingo mulai dilanda kekeringan, warga mulai mengajukan bantuan air bersih.

"Warga di Padukuhan Maladan, Kalurahan Jatimulyo yang mengajukan droping air bersih sebanyak 260 jiwa. Warga di Padukuhan Pencitrejo juga mengajukan droping air dua tangki air bersih," ungkapnya, Selasa (11/7/2023).

2. Pengajuan melalui PMI dan Tagana‎

Ilustrasi droping air bersih. (IDN Times/Daruwaskita)

Menurutnya, permintaan bantuan air bersih dilakukan warga melalui PMI dan Tagana Bantul. "Sejauh ini kami belum menerima pengajuan droping air bersih dari warga. Namun kami siap untuk droping air bersih jika ada pengajuan permintaan air bersih," katanya.

3. Sejumlah padukuhan di Kapanewon Dlingo jadi langganan droping air bersih

Ilustrasi kekeringan. IDN Times/Margith Juita Damanik

Sementara itu Lurah Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Sugiyono mengatakan warga di Padukuhan Pancuran, mulai kesusahan untuk mendapatkan air bersih, pompa air yang biasa dimanfaatkan warga mengalami kerusakan.

"Dampaknya air tidak bisa lagi disedot dengan pompa air. Ada ratusan warga yang menggantungkan pasokan air bersih dengan menggunakan pompa yang saat ini mengalami kerusakan," ucapnya.

"Droping air bersih sudah kita ajukan namun belum ada informasi lebih lanjut. Kebutuhan air bersih dibutuhkan Padukuhan Pancuran meliputi RT 1, 5,6 dan 7," imbuhnya.

Kalurahan Terong, menurut Sugiyono saat musim kemarau panjang memang langganan kekurangan air bersih. Wilayah ini meliputi Padukuhan Pencitrejo, Saradan dan Ngenep yang jumlah mencapai ratusan keluarga. 

Editorial Team

Related Article