Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Untuk Undian Kios, Warga Pantai Samas Diminta Kumpulkan Foto Kopi KTP

Kab. Bantul
Untuk Undian Kios, Warga Pantai Samas Diminta Kumpulkan Foto Kopi KTP
Pantai Samas di Kabupaten Bantul (IDN Times/Daruwaskita)
Share Article

Bantul, IDN Times -Pengumpulan foto kopi kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) membuat bingung warga Samas, Kabupaten Bantul. Ketua RT di wilayah itu berdalih data kependudukan itu akan dipakai untuk mengundi agar warga bisa mendapatkan kios di kawasan Pantai Samas. Saat ini Dinas Pariwisata Pemkab Bantul memang tengah merevitalisasi kawasan tersebut.

  1. 1. Pengumpulan foto kopi KTP dan KK untuk undian kios

    Google
    Google

    Dwi Wiratno salah satu Ketua RT di Pantai Samas mengaku telah mengumpulkan foto kopi KTP dan KK. Pengumpulan itu dlakukan setelah Dwi Wiratno bertemu dengan Kepala Desa Srigading.

    "Pengumpulan foto kopi KTP dan KK itu tujuannya agar warga asli Pantai Samas nantinya berhak mengikuti undian mendapatkan kios atau ruko. Proyek pembangunan ruko tersebut dilakukan oleh pemenang tender yang saat ini mengerjakan revitalisasi Pantai Samas,"ujarnya, Sabtu (5/10).

    "Jadi pemenang tender juga akan membuat kios di sekitar taman yang saat ini sedang dikerjakan," ungkapnya.

  2. 2. Desa tidak tahu kalau ada tambahan penduduk baruā€Ž

    Ilustrasi warga di pesisir pantai. IDN Times/Daruwaskita
    Ilustrasi warga di pesisir pantai. IDN Times/Daruwaskita

    Dwi Wiratno kembali menjelaskan pengumpulan foto kopi KTP dan KK sama sekali tidak untuk pendataan warga yang akan direlokasi atau terkena penataan.

    "Kan ada warga di sini yang sebelumnya pendatang tiba-tiba sudah ber KTP warga Pantai Samas (Dusun Ngepet) dan saya tidak tahu kok mendadak bisa jadi warga saya dan saya tidak diberitahu. Desa juga tidak punya data tambahan warga baru pindahan dari daerah lain ke Pantai Samas," katanya.

  3. 3. Proyek revitalisasi Pantai Samas tidak membangun ruko atau kiosā€Ž

    IDN Times/Daruwaskita
    IDN Times/Daruwaskita

    Sementara Ketua Gabungan Pengusaha Indonesia (Gapensi) Kabupaten Bantul, Handoko mengatakan bahwa pemenang tender revitalisasi Pantai Samas merupakan anggota Gapensi Bantul. Namun dalam tender yang dikerjakan sama sekali tidak ada pembangunan kios atau ruko di sekitar taman yang kini sedang dikerjakan.

    "Saya sudah lihat gambarnya proyek revitalisasi Pantai Samas dan tidak ada pembangunan kios atau ruko. Yang dibangun hanyalah taman, parkir dan jalan saja," katanya.

    "Tidak ada sama sekali. Jadi itu informasi yang salah ketika pemenang tender juga akan membangun ruko atau kios. Nah kalau pemerintah desa mau bangun itu, ya monggo saja," jelasnya.

  4. 4. Tak ada alasan bagi desa tak tahu adanya penduduk baruā€Ž

    Ilustrasi warga pesisir Pantai Samas. IDN Times/Daruwaskita
    Ilustrasi warga pesisir Pantai Samas. IDN Times/Daruwaskita

    Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul mengatakan sesuai dengan Perpres No 96 Tahun 2019 ada penyederhanaan persyaratan mutasi kependudukan antar kabupaten atau kota. Yang bersangkutan tidak perlu membawa surat pengantar dari RT atau lurah/kepala desa namun cukup membawa KK ke Disdukcapil.

    "Nah Disdukcapil yang dituju akan memberitahukan kepada desa mengenai mutasi kependudukan sekurang-kurangnya 2 bulan. Baik penduduk mau pindah atau datang sebaiknya lapor kepada Ketua RT sesuai adat ketimuran. Toh jika tidak lapor maka pemerintah desa juga sudah mengetahuinya karena ada informasi dari Disdukcapil," terangnya.

    "Tidak alasan lagi desa mengaku tidak tahu penduduk yang datang dan penduduk yang pindah,"tegasnya lagi.ā€Ž

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More