Tertemper KA Gaya Baru Malam Warga Godean Sleman Meninggal Dunia

- Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Bantul bersama Puskesmas Kasihan 2, LS sudah tidak bernapas. Pemeriksaan fisik terdapat luka di beberapa tubuhnya.
Bantul, IDN Times - Warga Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, LS meninggal dunia akibat tertemper kereta api di perlintasan kereta api Padukuhan Tegal, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto mengatakan kejadian itu berawal saat korban yang berusia 60 tahun, sekitar pukul 11.00 WIB datang ke rumah Watini (70) warga Padukuhan Sumberan, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan. LS berniat menghadiri arisan bersama beberapa temannya.
Tak jauh di rumah Watini, terdapat rumah teman LS bernama Sumini. LS ingin bermain ke rumah temannya sebelum arisan dimulai. Kemudian LS pamit kepada Watini untuk bermain ke tempat temannya tersebut dengan berjalan kaki karena jaraknya dekat.
"Korban berjalan dengan menyeberang rel kereta api. Tidak berapa lama terdengar kereta api lewat, dan ada orang berteriak ada orang jatuh," katanya.
1. Warga berdatangan ke TKP

Mendengar hal tersebut, warga mulai berdatangan mengecek kondisi LS. Watini yang melihat korban memakai kaus yang sama dengan miliknya (Kaos Panti Rapih), sehingga meyakini itu temannya. "Warga kemudian melaporkan ke Mapolsek Kasihan," ujarnya.
2. Hasil pemeriksaan Tim Inafis dan Puskesmas Kasihan 2

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Bantul bersama Puskesmas Kasihan 2, LS sudah tidak bernapas. Pemeriksaan fisik terdapat luka di beberapa tubuhnya. "Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan," ucapnya.
3. Korban tertemper KA Gaya Baru Malam

Sementara itu, menurut keterangan dari Fembri Pradana (34) yang bertugas sebagai Polsuska PT KAI, kereta api yang melintas adalah Gaya Baru Malam jurusan Surabaya Gubeng Pasar Senen. Setelah menghubungi petugas yang mengawal kereta, menurut keterangan masinis yang bertugas, bahwa korban tertemper kereta tersebut.
"Sesuai permintaan dari keluarga korban dibawa ke Rumah Sakit Panti Rapih," katanya.

















