Peringati HUT PDIP, Ratusan Kader di Bantul Gotong Royong Bersih Sungai Code

- Melalui pelepasan burung dan ribuan bibit ikan, diharapkan ekosistem di lingkungan sekitar yang sebelumnya kurang baik dapat kembali pulih.
- Merawat dan menjaga sungai tetap bersih sangat penting bagi masyarakat Bantul. Seluruh sungai yang ada di Yogyakarta ini akan bermuara di Bumi Projotamansari.
- Kegiatan merawat bumi dilakukan seluruh DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota di DIY secara serentak.
Bantul, IDN Times - Memperingati HUT ke-53 PDI Perjuangan dan HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri, pengurus DPC PDI Perjuangan Bantul bersama ratusan kader partai berlambang banteng moncong putih menggelar aksi bersih Sungai Code di Padukuhan Jotawang, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (25/1/2026).
Selain aksi bersih sungai, rangkaian kegiatan bertema Merawat Pertiwi tersebut juga diisi dengan pelepasan ribuan bibit ikan jenis tawes, pelepasan ratusan burung, penanaman pohon, serta bakti sosial berupa pembagian ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu di Padukuhan Jotawang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul, Hanung Raharjo, mengatakan kegiatan merawat pertiwi melalui aksi bersih Sungai Code hingga pelepasan ratusan burung diharapkan dapat menjadi contoh bagi kader PDI Perjuangan untuk menyayangi bumi dan lingkungan.
"Setidaknya kader bisa menanam pohon, merawat pohon, membersihkan sungai sehingga diharapkan ekosistem di sekitar sungai semakin meningkat baik dan terjaga," katanya.
1. Kondisi sungai di Bantul tidak sedang dalam kondisi baik-baik saja

Melalui pelepasan burung dan ribuan bibit ikan, diharapkan ekosistem di lingkungan sekitar yang sebelumnya kurang baik dapat kembali pulih. Pelepasliaran bibit ikan ke sungai juga diyakini mampu menghidupkan kembali ekosistem perairan yang saat ini kondisinya dinilai tidak baik-baik saja.
"Kita sudah diberi pelajaran jika ekosistem terganggu seperti hutan yang berubah menjadi lahan sawit, sungai penuh dengan sampah, maka banjir terjadi dan dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat. Dengan menjaga dan merawat pertiwi, niscaya berbagai bencana bisa kita minimalisir dampaknya," ungkap Hanung yang juga Ketua DPRD Bantul ini.
2. Bantul daerah hilir ancaman banjir selalu mengintai saat musim penghujan

Lebih lanjut, Hanung mengatakan merawat dan menjaga sungai tetap bersih sangat penting bagi masyarakat Bantul. Sebab, seluruh sungai yang ada di Yogyakarta ini akan bermuara di Bumi Projotamansari. Ketika banyak tumpukan sampah di sungai, banjir bisa menjadi ancaman bagi masyarakat Bantul.
"Kita tinggal di daerah hilir sehingga potensi terjadinya banjir akibat sungai tidak bersih sangat mungkin terjadi. Apalagi puncak musim hujan sebentar lagi berlangsung," tegasnya.
3. Kegiatan merawat bumi dilakukan seluruh DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota di DIY secara serentak

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bantul, Radjut Sukasworo, mengatakan kegiatan merawat pertiwi tidak hanya dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan Bantul, tetapi juga seluruh DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota di DIY. Mereka bersama-sama melakukan bersih sungai, tanam pohon, pelepasan burung, menebar bibit ikan hingga bakti sosial.
"Kalau di DPC PDI Perjuangan Bantul kegiatan dipusatkan di Sungai Code yang berada di Padukuhan Jotawang, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon," katanya.


















