Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dukuh dan Lurah Minta Program ODS dari BPKPAD Bantul Diperpanjang

Dukuh dan Lurah Minta Program ODS dari BPKPAD Bantul Diperpanjang
Warga ramai-ramai manfaatkan program ODS untuk pemutakhiran data PBB-P2. (IDN Times/Daruwaskita)
Intinya Sih
  • Program One Day Service (ODS) dari BPKPAD Bantul disambut antusias warga Seloharjo karena mempermudah pemutakhiran data PBB-P2 tanpa harus datang ke kantor kabupaten.
  • Dukuh dan lurah meminta agar program ODS diperpanjang, sebab dinilai sangat membantu masyarakat dalam mengurus data pajak dengan cepat dan efisien di tingkat kalurahan.
  • Lebih dari 400 wajib pajak di Kapanewon Pundong telah memanfaatkan layanan ODS yang digelar bergiliran di tiga kalurahan setiap Rabu sepanjang Februari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bantul, IDN Times - Warga Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, tampak antusias mengikuti program One Day Service (ODS) yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD). Tak hanya warga, para dukuh juga terlihat membawa berkas milik warganya untuk keperluan pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Salah satunya Dukuh Biro, Kalurahan Seloharjo, Noviansyah, yang mengaku membawa dua berkas milik warganya untuk pemutakhiran data PBB-P2. Berkas tersebut berkaitan dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang dinilai tidak sesuai dengan sertifikat tanah.

‎"Jadi warga saya minta tolong saya untuk pemutakhiran data SPPT yang tidak sesuai dengan sertifikat tanah. Satu warga luasan lahan di SPPT tidak sesuai sertifikat tanah dan satu warga SPPT masih nama orang tua dan menginformasikan SPPT sesuai nama yang ada di sertifikat tanah," ujarnya.

1. ‎Dukuh minta program ODS di kalurahan diperpanjang‎

Dukuh dan Lurah Minta Program ODS dari BPKPAD Bantul Diperpanjang
Warga ramai-ramai manfaatkan program ODS dari BPKPAD Bantul .(IDN Times/Daruwaskita)‎

Novi menilai program ODS yang diluncurkan oleh BPKPAD Bantul sangat membantu masyarakat. Pasalnya, warga yang hendak mengurus pemutakhiran data PBB-P2 tidak perlu datang langsung ke kantor BPKPAD Bantul yang jaraknya cukup jauh serta harus mengantre dengan pemohon lainnya.

‎"Warga bisa datang sendiri ke Kalurahan atau minta tolong Pak Dukuh untuk melakukan pemutakhiran data PBB-P2 cukup di kalurahan dan setelah pemutakhiran jadi berkas cukup di ambil di kantor kalurahan," tuturnya.

‎"Saya berharap program ODS ini yang awalnya hanya dua bulan yakni bulan Februari dan Maret bisa dilanjutkan bulan berikutnya karena sangat membantu warga," tambahnya.

2. ‎APDESI Bantul siap dukung dan sosialisasikan program ODS

Dukuh dan Lurah Minta Program ODS dari BPKPAD Bantul Diperpanjang
‎Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Kabupaten Bantul, Mahardi Badrun. (IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bantul, Mahardi Badrun, menilai inovasi ODS untuk pemutakhiran data PBB-P2 dengan metode jemput bola mendapat sambutan positif dari perangkat kalurahan hingga masyarakat di padukuhan. Menurutnya, warga cukup datang ke kantor kalurahan sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk mengurus pemutakhiran data tersebut.

"Warga yang lansia atau yang sibuk bisa minta tolong Pak Dukuh untuk pemutakhiran data PBB-P2 dan yang punya waktu luang bisa urus sendiri dengan membawa berkas yang telah ditentukan," ujar Mahardi Badrun, yang juga menjabat sebagai Lurah Seloharjo.

Badrun mengaku telah menyosialisasikan program ODS kepada seluruh lurah di Kabupaten Bantul agar para dukuh meneruskan informasi pemutakhiran data PBB-P2 kepada RT, lalu disampaikan ke warga. Hasilnya, antusiasme warga terlihat meningkat setiap kali program ODS digelar di kantor kalurahan.

"Dengan sosialisasi ini ternyata warga banyak datang ke kalurahan untuk pemutakhiran data ketika program ODS digelar di kantor kalurahan," tuturnya.

Ia pun menyampaikan aspirasi para dukuh dan lurah agar program ODS dari BPKPAD tidak hanya berlangsung pada Februari dan Maret. "Ya kalau saya melihat aspirasi para dukuh dan para lurah terkait program ODS dari BPKPAD sebaiknya program ini diperpanjang tidak hanya bulan Februari dan Maret. Kita siap mendukung program ODS ini," tandasnya.

3. ‎ 400-an wajib pajak di Kapanewon Pundong manfaatkan program ODS‎

Dukuh dan Lurah Minta Program ODS dari BPKPAD Bantul Diperpanjang
Petugas pemutakhiran data PBB-P2 dari BPKPAD Bantul memberikan layanan kepada wajib pajak pada ODS untuk pemutakhiran data PBB-P2. (IDN Times/Daruwaskita)

Petugas Pemutakhiran Data PBB-P2 dari BPKPAD Bantul, Sumartana, mengatakan program ODS yang digelar setiap Rabu di Kapanewon Pundong mendapat sambutan antusias dari warga. Program tersebut dilaksanakan secara bergiliran di tiga kalurahan, yakni Kalurahan Seloharjo, Panjangrejo, dan Kalurahan Srihardono.

‎‎"Sejak awal bulan Februari ketika program ODS ini dilaksanakan hingga akhir bulan Februari ini sudah lebih dari 400 wajib pajak yang melakukan pemutakhiran data PBB-P2," ujarnya.

‎"Bahkan ketika ODS digelar di Kalurahan Srihardono digelar warga yang melakukan pemutakhiran data PBB-P2 bisa mencapai lebih dari 50 orang dari pukul 08.00-12.00 WIB belum termasuk dukuh yang melakukan pemutakhiran data PBB-P2 secara kolektif dari warganya," tambahnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More