Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tanaman Cabai Lahan Pasir di Bantul Diserang Penyakit Bule

Tanaman Cabai Lahan Pasir di Bantul Diserang Penyakit Bule
Tanaman cabai lahan pasir yang diserang penyakit bule.(IDN Times/Daruwaskita)
Share Article

Bantul, IDN Times -Petani cabai di lahan pasir di Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, mengeluh dengan serangan penyakit bule atau yang disebabkan oleh virus gemini. Tanaman cabai yang diserang penyakit ini, ciri-cirinya adalah daun menguning dan produktivitas buah cabe menurun.

1. Berbagai obat dicoba namun tak mempan atasi penyakit bule‎

Tanaman cabai di lahan pasar yang diserang penyakit bule.(IDN Times/Daruwaskita)
Tanaman cabai di lahan pasar yang diserang penyakit bule.(IDN Times/Daruwaskita)

Salah satu petani lahan pasir di Kalurahan Srigading mengeluhkan lahan seluas 1.500 meter persegi yang ditanami cabai merah besar imperial, sebagian besar terkena penyakit bule. 

"Sudah coba berbagai obat namun daunnya tak kunjung hijau, tetap saja menguning. Sampai bingung cara mengatasinya," katanya, Kamis (24/8/2023).

2. Harga cabai merah terus naik

Petani cabai lahan pasir mulai memanen tanaman cabai off season.(IDN Times/Daruwaskita)
Petani cabai lahan pasir mulai memanen tanaman cabai off season.(IDN Times/Daruwaskita)

Menurutnya penyakit bule mulai menyerang tanaman atau mulai terlihat saat usia tanaman cabai sekitar 20 hari. "Dampaknya ketika tanaman cabai mulai berbuah, maka tak sebanyak tanaman cabai yang sehat. Jadi produktivitas cabai juga turun," ungkapnya.

Juwari mengatakan tanaman cabai merah besar, menjadi salah satu harapan petani untuk menutup kerugian. Namun serangan penyakit bule ini dipastikan hanya tinggal harapan saja.

"Padahal saat ini harga cabai merah besar di tingkat pedagang sudah tembus Rp24 ribu per kilogram," katanya.

3. Bingung mencari obat untuk penyakit bule

Tanaman cabai di lahan pasir di Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
Tanaman cabai di lahan pasir di Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

Petani cabai lahan pasir lainnya, Sancoko mengatakan hampir semua tanaman cabai merah di lahan pasir saat ini diserang penyakit bule. Bahkan obat-obatan yang ada tak mempan mengatasi penyakit bule.

"Kalau dituruti malah nombok sendiri. Berbagai obat dicoba namun hasilnya nihil. Mungkin ini bawaan dari bibit yang ditanam atau karena faktor musim saya juga ndak tahu pasti," ujarnya.

 

Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Api Misterius di Rumah Warga Sleman Belum Padam, Sudah 73 Kali Kejadian

01 Jun 2026, 19:15 WIBNews