Tanaman Cabai Lahan Pasir di Bantul Diserang Penyakit Bule

1. Berbagai obat dicoba namun tak mempan atasi penyakit bule

Salah satu petani lahan pasir di Kalurahan Srigading mengeluhkan lahan seluas 1.500 meter persegi yang ditanami cabai merah besar imperial, sebagian besar terkena penyakit bule.
"Sudah coba berbagai obat namun daunnya tak kunjung hijau, tetap saja menguning. Sampai bingung cara mengatasinya," katanya, Kamis (24/8/2023).
2. Harga cabai merah terus naik

Menurutnya penyakit bule mulai menyerang tanaman atau mulai terlihat saat usia tanaman cabai sekitar 20 hari. "Dampaknya ketika tanaman cabai mulai berbuah, maka tak sebanyak tanaman cabai yang sehat. Jadi produktivitas cabai juga turun," ungkapnya.
Juwari mengatakan tanaman cabai merah besar, menjadi salah satu harapan petani untuk menutup kerugian. Namun serangan penyakit bule ini dipastikan hanya tinggal harapan saja.
"Padahal saat ini harga cabai merah besar di tingkat pedagang sudah tembus Rp24 ribu per kilogram," katanya.
3. Bingung mencari obat untuk penyakit bule

Petani cabai lahan pasir lainnya, Sancoko mengatakan hampir semua tanaman cabai merah di lahan pasir saat ini diserang penyakit bule. Bahkan obat-obatan yang ada tak mempan mengatasi penyakit bule.
"Kalau dituruti malah nombok sendiri. Berbagai obat dicoba namun hasilnya nihil. Mungkin ini bawaan dari bibit yang ditanam atau karena faktor musim saya juga ndak tahu pasti," ujarnya.
















