Global Cahaya Bangsa memperkuat pembelajaran berbasis teknologi dengan menggandeng Neon Bit, program pembelajaran coding dan artificial intelligence (AI) dari PT Vortex Buana Edumedia. (Dok. Istimewa)
Kolaborasi Global Cahaya Bangsa dan Neon Bit diikuti 71 siswa yang terbagi dalam lima kelas. Sebanyak 24 siswa SD mengikuti Kelas Logic dan Kelas Pixel, sedangkan 47 siswa SMP dan SMA mengikuti Kelas 7 Helix, Kelas 7 Cyber, serta Kelas 10 Nova. Program tersebut berlangsung selama dua semester dan mencakup materi pembelajaran, perangkat pembelajaran, pendampingan mentor, serta evaluasi perkembangan siswa.
Kepala SMP & SMA Global Cahaya Bangsa, Nur Wijayanto, mengatakan penguatan keterampilan teknologi dilakukan sebagai respons terhadap perubahan kebutuhan pendidikan. Menurutnya, kompetensi AI, coding, dan STEAM perlu dipersiapkan sejak dini.
“Dunia pendidikan perlu terus beradaptasi, khususnya dalam pembelajaran coding dan artificial intelligence. Kami melihat kompetensi tersebut menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi siswa. Karena itu, kolaborasi dengan Neon Bit menjadi salah satu upaya kami untuk memberikan kesempatan kepada siswa mengenal, memahami, dan mengembangkan keterampilan coding serta AI sejak dini,” ujar Nur Wijayanto, dalam keterangannya Senin (31/8/2026).