Prabowo Subianto saat menyapa ribuan pendukungnya di Kota Pekanbaru (IDN Times/ Fanny Rizano)
Usai mengalihkan dukungannya ke Prabowo-Gibran, relawan Milisi Jokowi Yogyakarta ini pun menggelar Rapat Koordinasi Kaum Nasionalis Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Komjen Pol (Purn) Condro Kirono, beberapa waktu lalu.
Koordinator Milisi Jokowi Yogyakarta, Herry Kezer, menyatakan bahwa alasan beralihnya pilihan dari paslon nomor urut 3 ke paslon nomor urut 2 ini didasarkan oleh beberapa alasan. Salah satu alasan kuatnya, lanjut Herry setelah melihat hasil debat putaran ketiga yang digelar Minggu (7/1/2024) lalu. Herry menilai Ganjar Pranowo telah berubah karakternya.
"Ganjar awalnya terlihat sebagai sosok figur intelektual yang memiliki gagasan besar tentang masa depan Indonesia. Namun dalam debat ketiga kemarin, Ganjar justru berubah menjadi sosok figur yang mudah terpengaruh dan gampang terprovokasi oleh manuver paslon nomor 1 Anies Baswedan," terang Herry.
Herry menilai karena terprovokasi ini justru mengaburkan subtansi perdebatan yang konstruktif. Ganjar, sambung Herry terkesan telah menjadi bagian propaganda Anies Baswedan untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintahan Jokowi.
"Ganjar akan menjadi sosok yang sangat dikhawatirkan untuk memimpin bangsa ini. Kita bisa membayangkan memiliki seorang presiden yang gampang terpengaruh dan diprovokasi untuk melakukan hal-hal yang akan membuat gaduh dan memecah-belah," terang Herry.