Sleman, IDN Times - Roti berjamur didapati dalam menu MBG kering yang didistribusikan selama bulan puasa di sejumlah daerah. Guru Besar bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi UGM, Prof. Zullies Ikawati, mengatakan kasus tersebut semestinya menjadi perhatian serius banyak pihak.
Zullies menjelaskan meski program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi untuk anak sekolah, tapi aspek keamanan pangan harus tetap menjadi prioritas utama. Roti yang sudah berjamur memperlihatkan adanya pertumbuhan mikroorganisme, dan berarti produk tersebut tidak layak untuk konsumsi.
“Kejadian seperti ini umumnya berkaitan dengan masalah penyimpanan, distribusi, atau masa simpan yang tidak terkontrol dengan baik. Oleh karena itu, evaluasi sistem pengadaan, penyimpanan, serta pengawasan mutu makanan dalam program MBG perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya di Fakultas Farmasi UGM, Jum’at (6/3/2026).
