Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rangkul Milenial, Bank Indonesia Sajikan Variasi Informasi Data
Kepala Divisi Relasi Media Massa dan Opinion Maker (DROM) Departemen Komunikasi BI, Syachman Perdymer, di acara Capacity Building bertajuk Penguatan Komunikasi Media di Era Digital Melalui Visualisasi Data. IDNTimes / Febriana Sinta)

Yogyakarta, IDN Times - Bank indonesia (BI) meningkatkan cara berkomunikasi publik dengan mempermudah pembacaan data menggunakan grafis dan media sosial. Selain melakukan variasi, hal ini mempermudah bagi Gen Z dan milenial untuk memahami kebijakan BI. 

 

1. Media sosial untuk menyampaikan kebijakan

Ilustrasi Media Sosial. (IDN Times/Aditya Pratama)

Kepala Divisi Relasi Media Massa dan Opinion Maker (DROM) Departemen Komunikasi BI, Syachman Perdymer menyatakan dulu bank sentral tertutup dalam memberikan data, seiring berjalannya melihat keterbukaan, informasi adalah sesuatu penting.

"Salah satunya melalui media sosial, BI dapat memanfaatkan untuk mengeluarkan sebuah kebijakan. Serta melibatkan milenial untuk menggelar event, ujar Syachman, kepada media, saat Capacity Building bertajuk Penguatan Komunikasi Media di Era Digital Melalui Visualisasi Data, yang digelar 27-29 Oktober 2023. 

Syachman menuturkan melalui keterbukaan, maka kebijakan yang diambil oleh bank sentral bakal mempengaruhi pelaku ekonomi. " Semakin sulit (kebijakan) bank sentral untuk ditebak, semakin tidak tenang," jelasnya.

2. Minimalkan kesenjangan literasi untuk mempermudah pemahaman

Kepala Tim Implementasi KEKDA BI DIY, Rifat Pasha di acara Capacity Building bertajuk Penguatan Komunikasi Media di Era Digital Melalui Visualisasi Data. IDNTimes / Febriana Sinta)

Kepala Tim Implementasi KEKDA Bank Indonesia DIY, Rifat Pasha mengatakan BI berusaha untuk meminimalkan gap atau kesenjangan literasi untuk memberikan edukasi dan sosialisasi bagi publik untuk memberikan pemahaman. 

"Selain stakeholder, pemberian pemahaman bagi media penting dilakukan untuk memahami penyusunan kebijakan," ujarnya. 

3. Capacity building untuk mengomunikasikan cara BI mengambil kebijakan

Kepala Unit Kehumasan BI DIY, Maya Mulyawati, di acara Capacity Building bertajuk Penguatan Komunikasi Media di Era Digital Melalui Visualisasi Data. IDNTimes / Febriana Sinta)

Sementara, Kepala Unit Kehumasan BI DIY, Maya Mulyawati mengatakan relasi dengan media untuk mengomunikasikan kebijakan. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik dan kredibilitas BI. 

"Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan peningkatan Capasity Building bagi media untuk mendukung tugas kami. Agar mengerti kebijakan BI membuat keputusan," ucapnya.

 

Curated For You

Editorial Team

Related Article