Suadesa Festival, di kawasan Tiyasan, Sleman, pada Sabtu (22/8/2026) – Minggu (23/8/2026). (Dok. Istimewa)
Direktur Infrastruktur & Teknologi PGN, Hery Murahmanta mengatakan konsep green economic life dalam Suadesa Festival 2026 diwujudkan dengan mempertemukan aktivitas ekonomi masyarakat, ruang sosial, serta pemanfaatan energi yang lebih bersih, termasuk penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) untuk mendukung kegiatan usaha.
“Secara ekonomi, bapak-ibu disiapkan tempat untuk berjualan agar bisa mandiri. Kemudian secara sosial disiapkan oleh Pemkab Sleman dalam kegiatan yang luar biasa. Kita juga menyiapkan tempat untuk memasak dengan energi yang bersih,” tutur Hery di hadapan para pelaku UMKM dan masyarakat yang hadir di Suadesa Festival.
Menurutnya, perpaduan berbagai aktivitas tersebut membentuk ekosistem yang saling terhubung. Masyarakat memiliki ruang untuk berusaha, konsumen dapat berbelanja, sementara hiburan dan dukungan energi melengkapi aktivitas di kawasan tersebut. “Kita bisa jualan, ada pembeli, ada hiburannya, ada energinya. Sehingga konsumen bisa nyambung semua. Ini kita harapkan menjadi langkah pertama,” tuturnya.
Selain menghadirkan pemanfaatan CNG dalam kegiatan festival, PGN juga terus mendukung pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan infrastruktur energi di Kabupaten Sleman. Hery menyebut saat ini sekitar 4.500 sambungan rumah tangga telah terhubung dengan jaringan gas (jargas) di wilayah tersebut.
Keberadaan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya PGN menghadirkan akses energi yang dapat mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan. “PGN Group berusaha menyiapkan infrastruktur untuk energi yang ada, dan energinya bisa berkesinambungan. Bapak-Ibu nanti bisa menggunakan CNG maupun gas yang selama ini sudah digunakan oleh saudara-saudara kita di Kabupaten Sleman,” pungkas Hery.