Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penjual Martabak Bacok Penjual Warmindo di Bantul
Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)

Bantul, IDN Times - ‎Eko Darmanto, warga Kuningan, Jawa Barat, yang berprofesi sebagai penjual warmindo, mengalami insiden berdarah setelah diserang dengan sebilah celurit di beberapa bagian tubuhnya oleh Tiyo Dwi Septiaji, penjual martabak warga Kaliangkrek, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kasus penganiayaan ini terjadi pada hari Senin (28/8/2023), sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Bugisan, Tegal Senggotan, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.

1. Korban dibacok saat melintas di depan pelaku

Pelaku penganiayaan terhadap penjual warmindo. (Dok. Polres Bantul)

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry, menjelaskan bahwa insiden penganiayaan ini bermula ketika korban sedang melintas di depan gerobak martabak milik pelaku. Tanpa peringatan, pelaku tiba-tiba melakukan serangan dengan celurit terhadap korban.

"Akibat kejadian itu korban mengalami luka bacok di bagian lengan tangan kiri dan lengan tangan kanan bagian atas, serta bagian belakang kepala serta kaki kanan dan bagian dada," ucapnya.

"Darah mengucur di sekujur tubuh korban akibat bacokan senjata tajam jenis celurit tersebut," ungkapnya lagi.

2. Pelaku diamankan ke Mapolsek Kasihan

Barang bukti celurit yang diamankan petugas. (Dok. Polres Bantul)

Setelah kejadian tersebut, pelaku kemudian diamankan oleh petugas dan dibawa ke Mapolsek Kasihan bersama dengan barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis celurit.

"Sementara untuk korban dilarikan ke Rumah Sakit PKU Kota Yogyakarta," kata Jeffry.

3. Motif penganiayaan oleh pelaku masih didalami oleh penyidik

Tiyo, pelaku penganiayaan terhadap penjual warmindo diamankan oleh petugas. (Dok. Polres Bantul)

Lebih lanjut, Jeffry menyatakan bahwa motif di balik tindakan pelaku yang melakukan penganiayaan dengan senjata tajam tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh penyidik Polsek Kasihan.

"Informasi awal ada masalah dendam antara korban dan pelaku. Pihak penyidik juga meminta istri korban untuk membuat laporan ke Mapolsek Kasihan," pungkasnya.‎

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article