(Ilustrasi perampokan) IDN Times
Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian mengatakan, kejadian diketahui langsung oleh pemilik toko yang mendapati fitur alarm pada kamera pengawas di toko tiba-tiba berbunyi.
Pada layar yang terkoneksi pada kamera pengawas, nampak empat orang sedang membuka pintu toko secara paksa. "Di toko ada CCTV dan alarmnya. Selesai dia salat subuh, alarmnya itu bunyi. Habis itu dia lihat ke CCTV rupanya ada yang membobol, ada yang masuk ke dalam tokonya," kata Riski.
"Habis itu kan (jarak) rumah korban ke toko, kan nggak jauh, sekitar 2,5 kilo. Korban datang ke TKP, habis itu diklakson-klakson (sembari teriak) maling..maling. Karena tahu ada yang teriak-teriak maling, langsung masuk mobil langsung kabur," sambungnya.