Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkab Sleman Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG Aman Jelang Idul Fitri

Pemkab Sleman Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG Aman Jelang Idul Fitri
Pemkab Sleman melakukan pemantauan ketersediaan LPG dan BBM. (Dok. Istimewa)
Share Article

Sleman, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memastikan stok BBM dan LPG aman hingga Lebaran. Hal ini berdasarkan monitoring ketersediaan di SPBE Jatirata dan SPBU Dukuh, Senin (1/4/2024). 

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, beserta jajaran OPD, melakukan tera ulang timbangan elektronik oleh UPT Metrologi Legal Sleman. Dari hasil pemantauan.

1. Ketersediaan BBM dan LPG mencukupi

Pemkab Sleman melakukan pemantauan ketersediaan LPG dan BBM. (Dok. Istimewa)
Pemkab Sleman melakukan pemantauan ketersediaan LPG dan BBM. (Dok. Istimewa)

Kustini menyatakan distribusi LPG juga berjalan dengan baik, dan hasil tera ulang timbangan elektronik dalam toleransi standar. Ia mengimbau masyarakat Sleman tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM dan LPG, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Alhamdulillah persediaan di Kabupaten Sleman sudah cukup sampai nanti Hari Lebaran, sehingga kita mengharap kepada masyarakat supaya nanti beli secukupnya, karena stok masih ada," ujar Kustini.

2. Prediksi kebutuhan LPG di Sleman

foto hanya ilustrasi LPG 3 kg. (Dok. Istimewa)
foto hanya ilustrasi LPG 3 kg. (Dok. Istimewa)

Dari data yang diperoleh, prognosa atau prediksi kebutuhan LPG 3 kg saat Lebaran sebanyak 1,2 juta tabung per bulan. Berdasarkan realisasi hingga bulan Maret, terpantau terjadi over kuota sebesar 16 persen. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman mengajukan permohonan penambahan kuota LPG 3 kg.

"Untuk persediaan masih banyak, dan proses supply berjalan lancar, sehingga stok untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dalam menggunakan BBM maupun LPG untuk keperluan rumah tangga sudah lebih dari cukup," imbuh Bupati.

Sementara itu, selama bulan Januari - Maret 2024, belum ada perubahan harga BBM bersubsidi. Untuk pertalite Rp10 ribu per liter, dan minyak solar Rp6.800 per liter. 

3. Pertamina proyeksi peningkatan konsumsi BBM dan LPG

Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Aji Anom Purwasakti. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Aji Anom Purwasakti. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Sebelumnya, Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Aji Anom Purwasakti menyebut untuk LPG (PSO & Non-PSO), Pertamina menyiagakan penambahan stok hingga 4 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian atau setara 171.255 tabung, dari rata-rata normalnya 165.138 tabung. "Rata-rata harian normal adalah periode Januari – Februari 2024," kata Aji.

Sementara itu selama Satgas Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) 2024, pada 25 Maret - 21 April 2024 tren konsumsi BBM wilayah DIY diestimasikan mengalami peningkatan. "BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) diprediksi naik 13 persen bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari - Februari 2024 dari 1.784 Kilo Liter (KL) menjadi 2.009 KL," ungkap Aji.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Saemen Fest 2026, Hindia hingga FSTVLST Siap Meriahkan Panggung

01 Jul 2026, 02:39 WIBNews