Wakil Walikota Kota Yogyakarta, Heroe Purwadi. Instagram/Pemkotjogja
Soal pasien kasus nomor 248, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan pasien adalah salah seorang pekerja proyek pembangunan di Kota Gudeg.
"Pasien ini terdeteksi melalui screening mandiri yang dilakukan perusahaan tersebut saat ini sedang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Yogyakarta. Dari 150 karyawan yang mengerjakan proyek tersebut, 5 reaktif dan ketika swab ada satu yg positif," ujarnya.
Heru Poerwadi mengatakan saat sedang dilakukan penelusuran untuk riwayat kontak atau penularan pasien kasus 248 ini, pihaknya berharap rapid diagnostic test (RDT) tahap dua terhadap ratusan karyawan dengan hasil non reaktif.
Lebih jauh, Heroe menerangkan RDT ini wajib diterapkan bagi pekerja yang menggarap proyek pembangunan di Kota Yogyakarta. Apalagi, ketika perusahaan kontraktor memakai jasa orang dari luar daerah yang bolak-balik ke luar kota.
Sebagai contoh, saat proses pembangunan Pasar Prawirotaman lalu seluruh pekerjanya diminta menjalani RDT.
"Dan hasilnya juga non reaktif semuanya," ujar Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta tersebut.