Bantul, IDN Times - Sejumlah pedagang di pasar tradisional di Kabupaten Gunungkidul mengaku program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyebabkan harga komoditas, sayur, daging hingga telur semakin mahal. Akibatnya, pendapatan para pedagang pasar ini justru menurun karena sepi pembeli.
Sala satu pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Wardani mengatakan sejumlah kebutuhan pokok justru harganya mengalami kenaikan dan sepi pembeli. Kenaikan harga ini dipicu adanya program MBG.
"Beberapa bulan ini harga naik, pembeli jadinya turun atau sepi. MBG menyebabkan kantin sekolah sepi dampaknya besar, dan menjatuhkan segalanya. Pasar sepi, mau laku saja susah," ujarnya, Selasa (24/2/2026).
