Ilustrasi virus corona. IDN TImes/Arief Rahmat
Ditegaskan Berty dari 7 kasus itu semuanya tidak ada yang tergolong dalam kategori kasus penularan lokal atau local transmission.
"Sampai saat ini belum bisa dikatakan local transmission. Karena kasus positif yang ditemukan masih berhubungan dengan kasus luar daerah," ujar Bertu menambahkan.
Sebagaimana dirinci Berty, penambahan kasus tersebut adalah:
1. Kasus 50, merupakan seorang laki-laki 56 tahun asal Bantul yang berprofesi sebagai seorang karyawan di sebuah maskapai.
2. Kasus 51, merupakan seorang laki-laki warga Sleman berumur 57 tahun. Dia memiliki riwayat perjalanan ke zona merah penyebaran COVID-19, yaitu Jakarta.
3. Kasus 52, adalah seorang warga Sleman berjenis kelamin perempuan dan berusia 36 tahun.
4. Kasus 53 juga berasal dari Sleman di mana pasiennya adalah seorang perempuan berumur 41 tahun.
5. Kasus 54, merupakan warga Kota Yogyakarta berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun. Dia diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta juga.
6. Kasus 55, laki-laki warga Sleman berusia 63 tahun
7. Kasus 56 adalah perempuan berusia 45 tahun
"Penyebab kasus 52 dan 54 karena kontak dengan pasien positif. Sementara untuk kasus 55, laki-laki warga Sleman berusia 63 tahun, pernah menerima kunjungan tamu dari luar daerah. Dan kasus 56 adalah perempuan 45 tahun warga Kota Yogyakarta yang sempat kontak kasus dengan pasien positif di Jakarta," beber Berty panjang.
Dari penambahan kasus ini, dikonfirmasi 32 orang masih dalam perawatan rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.