Ormas Joxzin Desak Polres Bantul Tangkap Pelaku Pembunuhan di Sedayu

Puluhan anggota Ormas Joxzin mendatangi Polres Bantul mendesak pengungkapan pembunuhan TYR di Sedayu, khawatir memicu gesekan antarormas.
Kuasa hukum menyebut motif diduga dendam karena tak ada barang korban yang hilang; penyidik telah memeriksa sedikitnya empat saksi.
Polisi memastikan penyidikan terus berjalan dan berupaya segera mengungkap pelaku, sementara istri dan anak korban mendapat pendampingan hukum.
Bantul, IDN Times - Puluhan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) Joxzin mendatangi Polres Bantul untuk mendesak penyidik segera mengungkap pelaku pembunuhan sadis terhadap TYR (36), warga Padukuhan Kaliurang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Dalam peristiwa tersebut, istri korban, Ria Pradita Sari (34), juga mengalami luka di sejumlah bagian tubuh akibat sabetan senjata tajam dari terduga pelaku.
Kuasa hukum korban TYR, Mohammad Novweni, mengatakan kedatangannya bersama puluhan anggota ormas Joxzin bertujuan menyampaikan surat kepada Kapolres Bantul terkait kasus pembunuhan yang terjadi pada 25/2/2026 di Kapanewon Sedayu. Peristiwa itu menimpa TYR dan istrinya, Ria Pradita Sari (34), yang turut menjadi korban atas tindakan sadis terduga pelaku.
"Kami ditemui oleh Kasat Intel Polres Bantul dan KBO Satreskrim Polres Bantul yang pada intinya surat tersebut mendesak agar penyidik segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan yang menimpa korban TYR dan istri TYR, Ria Pradita Sari (34) yang terluka akibat terkena sabetan senjata tajam dari terduga pelaku," katanya di Mapolres Bantul, Jumat (27/2/2026).
1. Anggota ormas Joxzin marah dan berpotensi terjadi gesekan jika pelaku tidak segera ditangkap

Menurut Mohammad Novweni, penyidik perlu segera mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap TYR. Pasalnya, saat ini muncul saling curiga antarormas yang berpotensi memicu gesekan apabila kasus tersebut tak kunjung terungkap.
"Jadi korban TYR ini anggota ormas Joxzin sejak 2019 sehingga kematian korban ini berdampak adanya saling curiga antar ormas dan kita tidak ingin terjadi gesekan antar ormas ketika terduga pelaku tidak segera diungkap dan ditangkap," ujarnya.
"Pasca kejadian itu banyak anggota ormas Joxzin yang marah dan akibat kejadian ini sehingga kami minta agar Kapolres Bantul agar segera mengungkap terduga pelaku pembunuhan terhadap TYR agar tidak terjadi gejolak di lapangan," tambahnya.
2. Diduga bermotif dendam

Lebih lanjut Novweni mengatakan sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, sempat digelar acara di rumah korban yang dihadiri TYR bersama teman-temannya dan tidak terjadi gesekan. Namun, beberapa waktu sebelumnya korban disebut pernah mengalami gesekan dengan kelompok lain.
"Ya kalau terduga pelaku pembunuhan tidak membawa barang berharga milik korban saya kira motifnya tak lain adalah dendam dan pelaku kemungkinan saling kenal," tandasnya.
Dari keterangan penyidik, Novweni menyebut sudah ada empat saksi yang diperiksa. Bahkan, istri TYR juga dijadwalkan dimintai keterangan oleh penyidik. Meski demikian, pihaknya tetap mendesak agar pelaku segera diungkap.
"Jadi sejauh ini penyidik masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan bukti-bukti lain untuk mengungkap terduga pelaku pembunuhan yang menimpa TYR," tandasnya.
3. Tak hanya TYR yang menjadi korban namun istri dan anak turut menjadi korban

Sementara itu, kuasa hukum Ria Pradita Sari, istri TYR, Yulia Hapsari, menegaskan bahwa korban dalam peristiwa tersebut bukan hanya TYR. Ria Pradita Sari juga menjadi korban atas tindakan sadis yang dilakukan terduga pelaku.
"Yang jadi korban ini tidak hanya TYR, namun istri serta anak dari TYR. Sehingga kita memberikan pendampingan hukum terhadap istri TYR dan anak korban karena pasti mereka mengalami trauma yang mendalam," tuturnya.
4. Penyidik berusaha keras agar terduga pelaku pembunuhan segera terungkap

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto, mengatakan penyidik akan berusaha agar kasus ini segera diungkap sebab sudah menjadi perhatian dari Polres Bantul dan juga Polda DIY.
"Penyidik sudah meminta keterangan sejumlah saksi hingga barang bukti lainnya untuk mengungkap terduga pelaku pembunuhan terhadap TYR," katanya.


















