Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Libur Lebaran, IDM Target 356 Ribu Wisatawan Prambanan hingga TMII
Candi Prambanan, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
  • InJourney Destination Management menargetkan 356.300 wisatawan di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan TMII selama libur Lebaran 2026, meningkat sekitar 3–5 persen dibanding tahun sebelumnya.
  • IDM menyiapkan infrastruktur ramah difabel, kendaraan listrik, keamanan terpadu TNI-Polri, serta agenda Pasar Medang dan Pelangi di Mars untuk meriahkan suasana Lebaran di destinasi utama.
  • InJourney menekankan pelayanan tulus dan pengalaman bermakna bagi wisatawan dengan penguatan kearifan lokal serta standar keamanan tinggi agar perjalanan Lebaran terasa aman dan berkesan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN TimesInJourney Destination Management (IDM) memproyeksi kunjungan sebesar 356.300 wisatawan di destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko dan Taman Mini Indonesia Indah, pada periode libur Lebaran, Jumat (20/3/2026)–Minggu (29/3/2026). Prediksi kunjungan tersebut meningkat sebesar 3–5 persen dibanding tahun lalu.

Kunjungan di Candi Borobudur diperkirakan mencapai 83 ribu wisatawan. Destinasi Candi Prambanan diprediksi dikunjungi sebanyak 129 ribu pengunjung. Keraton Ratu Boko menargetkan 7,3 ribu wisatawan. Kunjungan wisatawan TMII diperkirakan mencapai 137.000 pengunjung.

Penonton pertunjukan seni budaya di Teater Pentas pada periode 21–28 Maret 2026 diproyeksikan dengan total kunjungan 4,6 ribu penonton. Sementara okupansi atau tingkat hunian The Manohara Hotel Yogyakarta diperkirakan mencapai sekitar 900 room selama periode ramai Lebaran dari tanggal 19–27 Maret 2026.

1. Persiapkan berbagai infrastruktur dan layanan

Jumpa Pers InJourney Destination Management, di Candi Prambanan, Kamis (12/3/2026). (Dok. Istimewa)

Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur, menegaskan bahwa optimisme ini dibarengi dengan kesiapan infrastruktur dan layanan, di mana kenaikan jumlah wisatawan harus diikuti dengan peningkatan standar pelayanan agar ekosistem pariwisata tetap berkelanjutan. “Kami melihat proyeksi ini wujud kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan destinasi kita. Pertunjukan seni yang diproyeksikan tumbuh paling signifikan, yakni 6% menandakan minat masyarakat terhadap wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism) terus meningkat,” jelasnya, di Candi Prambanan, Kamis (12/3/2026).

IDM memastikan kenyamanan melalui kesiapan operasional dengan mengutamakan kaum prioritas melalui penyediaan kursi roda gratis dan jalur ramp untuk difabel, kendaraan listrik (EV) khusus prioritas dengan jalur cepat, tim kesehatan yang siaga, serta layanan call center prioritas. “Kami menyediakan lebih dari 50 electric vehicle di TMII dan TWC Borobudur dan TWC Prambanan. Bagi wisatawan yang menggunakan LRT menuju TMII, kami juga menyediakan penjemputan shuttle bus dari stasiun LRT menuju TMII,” lanjut Gistang.

Keamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi pilar utama operasional IDM. Pada masa ramai Lebaran 2026 ini IDM melibatkan ratusan keamanan eksternal yang terdiri dari personel TNI dan Polri, 160 personel keamanan internal, serta 17 petugas medis profesional. Tersedia pula 7 unit ambulans yang siaga untuk rujukan cepat ke rumah sakit terdekat jika diperlukan.

Pada periode Masa Ramai Lebaran 2026  ini, masyarakat dapat berkunjung di jam operasional yang telah ditetapkan, yakni Candi Borobudur pada pukul 06.30–16.30 WIB, Candi Prambanan pada pukul 06.00–17.00 WIB, dan Keraton Ratu Boko pukul 07.00–17.15 WIB. Melalui seluruh persiapan yang komprehensif ini, IDM siap menyambut wisatawan untuk merayakan hari kemenangan dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kenangan.

2. Agenda untuk merayakan lebaran

Jumpa Pers InJourney Destination Management, di Candi Prambanan, Kamis (12/3/2026). (Dok. Istimewa)

IDM menyiapkan berbagai agenda untuk merayakan Lebaran di Candi, antara lain Pasar Medang yang tidak hanya menyajikan seni kriya dan souvenir unik, tetapi juga ragam kuliner khas dari UMKM lokal, lokakarya kreatif, hingga pertunjukan seni yang memukau. Pasar Medang Prambanan Official Bank Partner by BTN dan supported by Aqua, Paletas, ABC ini hadir memeriahkan agenda liburan di Prambanan dari tanggal 21–23 Maret 2026. Sementara Pasar Medang Borobudur Official Bank Partner by BTN dan supported by Aqua, Paletas, dan ABC hadir di tanggal 22–28 Maret 2026.

Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati piknik Lebaran bersama Pelangi di Mars pada 20–26 Maret 2026 yang dilengkapi dengan giant ballon berukuran 10 meter dan karakter tiga dimensi robot Pelangi di Mars, booth merchandise, paket piknik eksklusif, hingga layanan dokumentasi profesional.

IDM juga mengajak pengunjung untuk berfoto dengan penampilan yang estetik dengan latar belakang ikonik dengan mengenakan Wastra di Prambanan. Spesial pada Hari Idulfitri 1447 H, IDM akan membagikan Besek Berkat kepada 50 pengunjung Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang terpilih.

3. Pastikan perjalanan penuh makna

Jumpa Pers InJourney Destination Management, di Candi Prambanan, Kamis (12/3/2026). (Dok. Istimewa)

Corporate Secretary SVP InJourney, Yudhistira Setiawan, menekankan bahwa InJourney ingin memastikan setiap perjalanan di libur Lebaran ini bukan hanya sekadar rutinitas perpindahan tempat, melainkan sebuah perjalanan yang penuh makna bagi setiap individu. Seluruh tim di lapangan telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan yang tulus, karena bagi InJourney, keberhasilan musim mudik tahun ini diukur dari senyum dan kenyamanan para wisatawan saat menikmati ekosistem pariwisata yang terintegrasi.

Selain memastikan aspek operasional, InJourney secara khusus merancang berbagai aktivitas dan atraksi yang sarat akan nilai-nilai bermakna di setiap destinasi. Penguatan kearifan lokal menjadi daya tarik utama yang ditawarkan untuk memberikan pengalaman wisata yang memorable dan mengesankan.

“Langkah strategis InJourney diawali dengan menjamin operasional pelayanan yang berkualitas tinggi. seluruh personil diinstruksikan untuk melayani sepenuh hati dengan standar keamanan yang ketat. Pengelolaan kawasan pariwisata juga dilakukan dengan pengawasan ekstra guna menjamin keselamatan wisatawan, sehingga setiap pengunjung dapat menikmati liburannya tanpa rasa khawatir melalui ekosistem pariwisata yang telah terintegrasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Editorial Team