Yogyakarta, IDN Times - Inflasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Oktober 2023 sebesar 0,25 persen (month-to-month/mtm), lebih rendah dibanding inflasi bulan lalu yaitu 0,29 persen (mtm), sehingga secara tahunan mengalami inflasi sebesar 3,44 persen (year-on-year/yoy). Dengan perkembangan inflasi terkini, secara kumulatif inflasi DIY hingga Oktober 2023 sebesar 2,44 persen (year-to-date/ytd).
"Terjaganya inflasi dimaksud merupakan hasil koordinasi yang erat dan serangkaian implementasi kebijakan stabilisasi harga dan pemenuhan pasokan dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY," ujar Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, Ibrahim, Kamis (2/11/2023).
