Yogyakarta, IDN Times- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menemukan beberapa Tempat Pemungutan Suara atau TPS yang tidak terjangkau jaringan internet atau disebut sebagai blank spot.
Ketua Divisi Perencanaan, data, dan informasi KPU DIY Zaenuri Ikhsan mengatakan, KPU berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika DIY mengenai hasil pemetaan TPS di wilayah blank spot.
"Kami sudah melakukan pendataan dan kami coba koordinasikan dengan kominfo apakah bisa membantu untuk area-area yang seperti itu," ujar Zaenuri, Senin (11/12/2023).
KPU DIY Temukan Beberapa TPS Tidak Terjangkau Jaringan Internet

1. Blank spot paling banyak ditemukan di Gunungkidul
Menurut Zaenuri, kawasan blank spot paling banyak ditemukan di Kabupaten Gunungkidul, yaitu sebanyak 60 titik saat pelaksanaan Pilkada 2020.
Tak hanya wilayah yang tidak terjangkau jaringan internet, pendataan terakhir di kabupaten tersebut, petugas mencatat sebanyak 170 area dengan koneksi internat tidak lancar atau lemah.
"Kendala internet paling banyak ditemukan di Gunungkidul karena banyak wilayah pegunungan. Ini sedang kami coba cek lagi apakah ada provider internet yang masih mungkin, sehingga nanti hasil akhirnya kami koordinasikan dengan kominfo," katanya dikutip Antara.
2. TPS blank spot di Cangkringan Sleman, kemungkinan akan dipindah
Sementara area lainnya ditemukan di Kabupaten Sleman, yaitu di Kecamatan Cangkringan. Sedangkan di Kabupaten Bantul ditemukan permasalahan yang sama, namun jumlah kawasan tidak banyak.
"Ada dua yang daerah Cangkringan dan itu ada kemungkinan akan pindah lokasi TPS," terang Zaenuri.
3. KPU siapkan 2 konsep pengiriman data rekapitulasi
Antisipasi koneksi internet tersendat di kawasan tertentu, KPU DIY menyiapkan dua konsep pengiriman data rekapitulasi suara yakni secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring).
"Di tempat-tempat yang blank spot itu Model C1 Plano (catatan hasil penghitungan suara) itu difoto dulu nanti dikirim. Ketika ada sinyal langsung terkirim," pungkasnya.